Shadow

Beginilah Cara Kota Surabaya Mengantisipasi Corona Covid-19

Beginilah Cara Kota Surabaya Mengantisipasi Corona Covid-19. Berbagai cara dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam menangani wabah covid-19. Langkah-langkah kongkrit yang telah dicetuskan oleh pemerintah masih saja banyak yang tidak menerapkan dengan baik dan benar.

Terlihat dari beberapa mall, cafe, dan tempat berkumpulnya orang banyak masih saja ramai. Baca juga: Mungkin Inilah Pilhan Pencegahan Corona Dilakukan Pemerintah

Di Surabaya sendiri melalui walikota Tri Rismaharini sudah melakukan segala upaya untuk memutus rantai persebarannya. Bahkan walikota yang pernah memenangkan penghargaan walikota terbaik ke-3 dunia ini masih saja turun ke jalan menghimbau warganya untuk tidak berkumpul dan menerapkan social distancing.

“Kita lebih baik mencegah, dan saya berharap warga Surabaya mengikutinya. Ini penting, salah satunya untuk menjaga sistem imun kita,” ujar Risma dalam keterangan tertulis.

Risma menjelaskan bahwa sosialisasi kepada warganya memang penting dilakukan. Mulai dari penerapan pola hidup sehat, menjaga imun serta rajin cuci tangan. Pihaknya menuturkan akan memperbanyak wastafel di seluruh penjuru Kota Surabaya. Baca juga: Hasil Rapid Test Negatif Belum Terbebas Virus Corona

“Fasilitas cuci tangan terus saya genjot, termasuk hand sanitizer kami siapkan dimana-mana,” tuturnya.

Sementara itu, warga Surabaya juga dihimbau untuk memanfaatkan layanan publik milik Pemkot Surabaya yang bisa diakses secara online. Langkah ini juga dapat meminimalisir kontak antar orang untuk mencegah penyebaran covid-19.

Dalam menanggapi perkembangan kasus infeksi Covid-19 di Indonesia yang terus menigkat setiap harinya, Pemkot Surabaya memutuskan untuk meniadakan sementara kegiatan Car Free Day (CFD) di semua titik Kota Surabaya hingga pemberitahuan lebih lanjut mulai Minggu (15/3/2020). 

Pemkot juga melakukan penutupan berbagai tempat publik yang rawan dikunjungi oleh banyak orang seperti perpustakaan dan museum di Surabaya. Baca juga: Cara Cepat Mengenali Gejala Pneumonia Anak

Pemkot Surabaya juga memberi dukungan dalam menangani virus Covid-19 degan menyumbangkan APD (Alat Pelindung Diri), masker, dan berbagai vitamin kepada Rumah Sakit Unair (RSUA).

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap rumah sakit yang ditunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

Seluruh pihak yang terkait dengan penanganan covid-19 ini diharapkan selalu waspada dan tidak panik. Risma menginginkan agar adanya keselarasan antar pihak dan juga membuat protokol pencegahan covid-19.

Selain itu Kota Surabaya menyiapkan drone yang mampu membawa 20 Liter desinfektan. Pembuatan bilik desinfektan juga sedang dikerjakan dan akan dibuat massal untuk warga Surabaya. Dalam hal ini Pemkot Surabaya bekerja sama dengan IT Telkom Surabaya.

Petugas pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk menyemprot desinfektan di titik-titik yang dianggap rawan sebagai penyebaran covid-19. Pihak keamanan selalu tersedia untuk senantiasa membubarkan masyarakat yang sedang bergerombol di malam hari. Misalnya di taman, cafe dan sebagainya. Baca juga: Cara Tepat Mengatasi Sembelit

Hal ini akan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya hingga penyebaran covid-19 dapat ditangani. Untuk penanganan pasien covid-19. Pemkot Surabaya akan menanggung semua biaya kepada Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang memiliki gejala atau pernah berinteraksi fisik dengan pasien positif covid-19.

Namun, untuk orang-orang yang tidak memiliki gejaka dan tidak berinteraksi fisik beban biaya ditanggung sendiri. Itulah tadi Beginilah Cara Kota Surabaya Mengantisipasi Corona Covid-19. Lihat juga: cara usir tikus alami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *