Bercanda Berujung Penjara, Apa Gunanya ?

Tak dapat dipungkiri, bercanda memang suatu hal yang lazim dilakukan oleh manusia, apalagi dengan teman, sahabat, atau kerabat yang memang sudah saling kenal dan akrab. Namun, jika salah tempat salah waktu, bercanda bisa berujung penjara lho. Ngga percaya ? simak artikel ini sampai habis.

Tidak banyak orang yang tahu bahwa ternyata negara kita ini memiliki banyak peraturan perundang undangan yang bisa menghakimi siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum. Tujuan awal peraturan perundang – undangan ini dibuat yaitu untuk menjaga keamanan, ketertiban, ketentraman di lingkungan masyarakat, agar sesama manusia bisa saling menghormati, saling menghargai, tidak menyakiti satu sama lain, dan tidak meresahkan orang lain dengan cara menyebarkan berita – berita hoax yang belum teruji kebenarannya atau dengan cara lain yang bisa meresahkan lingkungan masyarakat.

Jaman sekarang sangat mudah bagi seseorang untuk masuk penjara. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mereka tentang peraturan perundang – undangan yang berlaku, atau bisa jadi para pelaku pelanggaran hukum ini sengaja ingin merasakan bagaimana rasanya hidup di balik jeruji besi.

Belakangan ini juga banyak kasus pelanggaran hukum yang berawal dari bercanda, contohnya seperti yang baru baru ini terjadi, yaitu kasus pelecehan sexual yang dilakukan 3 anak SMA kepada temannya, dan ada juga kasus ramalan palsu tentang virus corona yang katanya sudah diramalkan sejak tahun 2016 lalu, padahal ramalan itu hanyalah editan. Dari dua kasus ini, mirisnya saat si pelaku ditangkap polisi, mereka bilang bahwa yang mereka lakukan itu cuma bercanda.

Bisa jadi alasan “cuma bercanda” mereka itu benar, mereka tidak pernah tau bahwa ada undang – undang yang mengatur persoalan semacam ini, atau mereka memang sengaja ingin merasakan bagaimana hidup di balik jeruji besi. Ya, apapun alasannya kalau sudah ada yang lapor, berhasil ditangkap dan terbukti melanggar hukum, pasti akan ditindak tegas dan bersiaplah untuk masuk ke jeruji besi alias penjara.

Dalam beberapa kutipan kata kata bijak, pernah disebutkan bahwa ada beberapa adab dalam bercanda, seperti tidak menyakiti orang lain, baik menyakiti badan maupun perasaan orang lain. Oleh karena itu, kita harus berhati – hati dalam melontarkan candaan, jangan sampai menyinggung perasaan orang lain, dan ujung ujungnya minta maaf dengan alasan cuma “bercanda”.

Dari contoh kasus di atas, kita bisa mengambil pelajaran bahwa kita harus selalu berhati – hati dalam berperilaku, jangan sampai menyakiti orang lain dengan cara apapun dan bagaimanapun. Nah, mulai sekarang kalau bercanda hati – hati ya, dipikirkan dulu bagaimana dampak dari candaan kalian itu di masa mendatang, jangan sampai ada yang melapor ke polisi karena candaan kalian yang berlebihan. Kalau bercanda berujung penjara, apa gunanya?.

Sumber

Share on:

Leave a Comment