Strategi Bisnis Sayuran Modal kecil Cepat Untung Besar

Strategi Bisnis Sayuran. Banyak orang menyebutkan bahwa bisnis makanan dan minuman tidak ada matinya.

Alasannya bisnis yang berkaitan dengan hal tersebut akan selalu dibutuhkan oleh seseorang.

Tak terkecuali bisnis mentahannya seperti usaha jual sayur segar.

Sayur sendiri merupakan kebutuhan pokok yang selalu ada dalam menu makan keluarga.

Sebab banyak sekali kandungan gizi di dalam sayuran yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Contohnya saja pada daun bayam, sayuran yang satu ini memiliki kandungan seperti vitamin A, kaya akan zat anti-oksidan, serat, zat besi, vitamin C dan masih banyak lagi.

Usaha sayuran memang sering dilihat di pasaran bukan?

Namun, bisnis jual sayur segar tidak selamanya ada di pasar.

Anda bisa memanfaatkan peluang dengan membuat kios sayur segar di rumah Anda.

Apalagi jika belum tersedianya kios sayur segar ataupun pedagang sayur keliling.

Tentu, usaha ini akan cukup menjanjikan untuk Anda yang ingin memiliki penghasilan tambahan.

Terlebih kawasan Anda cukup padat penduduk, usaha ini patut untuk dicoba.

Kelebihan Bisnis Sayuran

Usaha jual sayur segar ini pastinya memiliki banyak kelebihan dalam penjualannya, diantaranya ialah :

  1. Termasuk kebutuhan primer
  2. Keuntungan yang cukup besar
  3. Modal yang dikeluarkan sedikit
  4. Risiko dalam pekerjaannya pun cukup kecil
  5. Usaha bisa berkembang dengan mudah dan bertahan lama
  6. Minim daya saing

Seperti yang diketahui bahwa usaha ini bisa dilakukan dengan mudah.

Namun, banyak orang yang terpaksa menutup bisnis ini lantaran pelanggan yang berpindah, kurang inovasi dan sebagainya.

Yang hal itu menyebabkan sayuran menjadi layu dan tidak layak jual.

Sehingga mau tidak mau seseorang akan mengalami kerugian yang cukup besar.

Untuk mengatasi kendala tersebut perlu adanya strategi yang praktis dan tepat.

Strategi Bisnis Sayuran

Adapun strategi yang bisa Anda lakukan ialah sebagai berikut :

Konsep Usaha yang Jelas

Dalam membangun bisnis, perlu yang namanya konsep usaha yang matang.

Konsep inilah yang nantinya menentukan arah dari bisnis Anda.

Semakin rinci dan terencana dengan baik maka semakin baik pula hasil yang didapatkan nantinya.

Adapun konsep usaha yang baik ialah sebagai berikut :

1. Lokasi Usaha

Seperti yang diketahui bahwa bisnis ini tidak selamanya ada di pasar, sebab bagi sebagian orang akan memilih kedai sayur segar yang dekat dan tidak kalah segar dengan yang ada di pasar.

Untuk itulah Anda bisa menggunakan rumah Anda sebagai tempat mendirikan usaha ini.

Pemilihan tempat sebenarnya penting untuk menarik banyak pelanggan

Meskipun ada usaha sejenis, Anda sah saja jika ingin mendirikan usaha ini.

Buktikan bahwa Anda bisa bersaing dengan baik.

Pemilihan lokasi yang bisa Anda pertimbangkan ialah sebagai berikut :

  1. Tidak terpelosok dan dekat dengan akses jalan
  2. Usahakan tempat luas, cukup untuk menaruh berbagai sayuran dan tentunya parkir bagi pelanggan
  3. Tempat tersebut berada di sekitaran pemukiman warga dan notabene ramai
  4. Berikan tanda untuk menunjukkan kios sayur Anda seperti penggunaan neon box

Pemilihan letak untuk usaha jual sayur segar ini berlaku jika tidak memiliki rumah yang wilayahnya ramai orang. Sehingga diperlukan pemilihan lokasi yang strategis.

Untuk anda yang memiliki rumah di wilayah yang ramai penduduk, maka Anda harus mencoba usaha ini.

Anda hanya perlu mendekorasi rumah Anda untuk dijadikan kios sayur segar.

Dekorasi ini bergantung dengan tema yang ingin Anda angkat.

Diambil contoh Anda ingin mengambil tema tradisional, sehingga dalam penerapan nantinya Anda bisa memakai pakaian yang serba traditional, tutur ucapan sopan santun dengan bahasa jawa halus dan masih banyak lagi yang bisa Anda sesuaikan dengan konsep tempat Anda.

2. Target Pasar

Dalam mengembangkan konsep usaha, perlu adanya target pasar yang jelas.

Untuk usaha yang satu ini tidak lain ialah ibu-ibu rumah tangga atau asisten rumah tangga yang akan meramaikan usaha Anda.

Target pasar inilah yang nantinya membutuhkan sayur yang Anda jual.

Tentu sudah diketahui dimana ibu-ibu pandai menawar, mengetahui harga pasar, pandai memilah mana sayur yang baik dan kurang baik.

Sehingga Anda harus paham untuk terus meningkatkan usaha Anda ini.

Atasilah pelanggan dengan memberikan sayur segar, harga yang tidak jauh dari pasaran dan sebagainya.

Dengan begitu kios sayur Anda akan banyak didatangi oleh pelanggan.

3.Cara Memulai Sistem Usaha

Sistem usaha yang dijalankan juga harus sebaik mungkin dilakukan.

Sistem usaha ini meliputi bagaimana langkah Anda mendirikan usaha ini.

Membangun usaha ini tentu memerlukan modal, oleh karena itu pastikan terlebih dahulu modal yang Anda miliki cukup.

Jika modal belum tercukupi maka gunakan pinjaman kepada teman, saudara bahkan bank dengan jaminan Anda mengembalikkan selama beberapa bulan.

Atau jika tidak Anda bisa mencari investor yang mau mendanai usaha Anda ini.

Kaitannya dengan investor ini akan ada timbal balik yang juga didapatkan oleh yang bersangkutan.

Diantaranya keuntungan dibagi beberapa persen disepakati antara dua belah pihak di awal kerja sama tersebut.

Usahakan untuk adanya tanda bukti di atas hitam-putih untuk menghindari hal yang tidak-tidak.

Sistem usaha ini nantinya juga terkait dengan gaji terhadap karyawan Anda (jika memakai karyawan).

Anda bisa memberikan gaji di awal bulan atau akhir bulan, disepakati saja.

4. Menentukan Supplier Sayur Segar

Untuk langkah ini Anda perlu memikirkannya dengan matang.

Hal inilah yang ikut menentukan banyak tidaknya pelanggan Anda.

Banyak supplier sayur yang memang mencari target, seperti usaha yang akan dijalankan ini.

Namun, dari banyaknya supplier Anda juga dituntut untuk hati-hati dalam memilih supplier sayut.

Adapun kriteria dari supplier sayur yang baik ialah sebagai berikut :

  1. Sayur yang dipasok harus selalu segar
  2. Datangnya pasokan sayur harus sesuai dengan kesepakatan dan tepat waktu
  3. Harga yang diberikan sesuai dengan keadaan sayuran
  4. Supplier sayur memiliki rekam jejak yang jelas
  5. Pelayanan yang diberikan juga harus baik
  6. Bisa memenuhi kebutuhan kios Anda dalam waktu yang lama

5. Jam Kerja

Meskipun terlihat sepele, pemilihan jam operasional tidak kalah penting dengan langkah lainnya.

Anda perlu memastikan di jam berapa pelanggan banyak berdatangan.

Jika berkiblat pada pasar, sudah pasti waktu pagi hari ialah waktu yang cocok untuk berbelanja.

Untuk itu optimalkan membuka kios di waktu pagi hari.

Selain itu, sore hari juga menjadi waktu yang tepat dalam membuka kios.

Hal tersebut disebabkan karena sebagian orang yang tidak sempat berbelanja di pagi hari bisa belanja di sore hari.

Apalagi jika usaha ini berada di perumahan, sudah pasti banyak orang sibuknya. Bukalah di jam 5 pagi hingga 5 sore dalam merintis usaha ini.

Anda bisa mengubahnya dan disesuaikan dengan keadaan saat Anda sudah berhasil di 1 bulan pertama dalam mendirikan usaha jual sayur segar ini.

Dengan begitu Anda bisa mengevaluasi jam operasional dan memperbaikinya.

6. Pahami Risiko dalam Jual Sayur Segar

Sudah pasti dalam setiap usaha akan ada yang namanya risiko.

Risiko ini bisa berakibat buruk kepada bisnis Anda jika tidak ditangani secara serius.

Risiko dalam usaha jual sayur segar ialah tidak lakunya sebagian sayuran.

Tidak laku ini dikarenakan oleh berbagai faktor seperti sayur sudah lama, pembeli tidak selera, dan sayur mengalami kerusakan karena pembeli saling berebut.

Pastikan dahulu bahwa saat Anda menata sayuran tidak ada sedikitpun sayur yang rusak.

Hal tersebut untuk menarik kepercayaan pembeli terhadap kios sayur segar Anda.

Sudah pasti untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan tersebut yang nantinya juga bisa membuat Anda rugi, perlu strategi yang tepat diantaranya :

  1. Rajin mengontrol sayuran yang Anda sajikan dalam artian melihat setiap berapa jam sekali untuk memastikan sayuran masih terlihat segar
  2. Pastikan untuk memberikan sayuran yang jangka simpannya lebih lama namun masih segar. Dan simpanlah sayuran yang masih baru datang dari pemasok. Artinya Anda harus pandai untuk memutar sayuran
  3. Jika sekiranya ada sayuran yang memiliki gejala akan busuk, Anda tentu tidak boleh memberikannya pada pelanggan. Hal tersebut akan mempengaruhi citra kios Anda di mata pelanggan
  4. Gunakan rak pendingin untuk membuat sayur tahan lama. Rak pendingin ini digunakan saat kios Anda tutup.

Analisa Usaha dan Modal Usaha

Jual sayur segar rumahan ini sudah pasti memerlukan analisa usaha yang tepat.

Analisa usaha ini bersifat wajib untuk mengetahui gambaran tentang usaha Anda.

Berikut analisa usaha yang bisa Anda jadikan referensi usaha :

Modal Awal Bisnis Sayuran

Untuk jenis peralatan ini fungsinya opsional dan bisa Anda terapkan disesuaikan dengan kebutuhan usaha Anda.
Jenis PeralatanBiaya Keluar
Rak tempat sayur 3 buahRp. 600.000
Meja tempat sayurRp. 150.000
Timbangan Rp. 150.000
Papan PenunjukRp. 100.000
Papan tulis kapurRp. 100.000
Lemari pendigninRp. 1.000.000
FreezerRp. 1.000.000
Aneka dekorasiRp. 200.000
Total Rp. 3.300.000

Modal Operasional

Untuk biaya operasional, karena sistem usaha ini menjual lagi dari supplier, sehingga biaya untuk membeli sayur dari supplier dihitung terpisah.

Jenis OperasionalBiaya Keluar
ListrikRp. 200.000
AirRp 50.000
Plastik daun singkongRp. 300.000
Gaji 2 karyawanRp. 1.400.00
TotalRp. 1.950.000

Modal Awal = Biaya peralatan + Operasional

Modal Awal = Rp. 3.300.000 + Rp. 1.950.000

Modal Awal = Rp. 5.250.000

Omzet Bisnis Sayuran

Anggap saja per hari Anda mengeluarkan Rp. 500.000 untuk biaya membeli sayur dari supplier dan keuntungan dari penjualan ialah Rp. 800.000 per harinya.

Untung yang Anda dapatkan berkisar Rp. 300.000 sehingga jika dikalikan per bulannya Anda mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 300.000 x 30 = Rp. 9.000.000

Keuntungan bersih = Rp. 9.000.000 – Rp. 5.250.000

Keuntungan bersih = Rp. 3.750.000

Waktu Balik Modal

Modal awal memang dianggap cukup besar karena harus membeli keperluan ini dan itu.

Dengan keuntungan Rp. 3.750.000 per bulannya maka Anda bisa mengembalikan modal kurang dari 3 bulan.

Promosi yang Maksimal

Langkah ini penting dilakukan untuk menarik banyak pelanggan. Terdapat 2 jenis promosi yakni secara offline dan online.

Perbedaannya hanya pada media yang digunakan. Keduanya penting untuk Anda lakukan demi mendapatkan banyak pelanggan.

Promosi Online

Promosi secara online ini dimaksudkan untuk menarik pelanggan melalui media sosial khususnya media sosial yang sering digunakan oleh banyak orang.

Media sosial ini haruslah yang sering digunakan oleh ibu-ibu, seperti facebook dan instagram.

Anda bisa membuat akun di kedua platform media sosial tersebut.

Akun tersebut nantinya akan berisikan dagangan Anda.

Updatelah selalu perkembangan dari kios sayur Anda.

Artinya Anda bisa memberikan list harga dan sayur apa yang ada di kios Anda saat itu juga.

Berikan juga informasi terkait sayuran yang perlu dikonsumsi beserta zat gizinya.

Anda juga bisa menambahkan dalam postingan tersebut perihal menu makan yang cocok beserta resep untuk pengikut media sosial kios Anda.

Hitung-hitung sebagai sarana komunikasi yang baik antara Anda dengan para pelanggan.

Memberikan tips-tips memasak pada akun media Anda tentu merupakan hal positif untuk semakin menarik pelanggan lainnya.

Selain itu Anda bisa memberikan promo-promo belanja yang unik sehingga pelanggan semakin penasaran.

Pandailah dalam menaik-turunkan harga sayuran.

Promosi Offline

Promosi offline bisa dimanfaatkan dengan menuliskan promo-promo harian pada papan tulis kapur.

Berikan promo yang bisa meningkatkan rasa penasaran dari pelanggan.

Promosi offline bisa dengan membangun hubungan yang baik antara pelanggan.

Sehingga ketika pelanggan sudah nyaman dan menjadi langganan maka bukan tidak mungkin pelanggan akan menyarankan teman, saudara atau tetangganya untuk belanja di kios Anda.

Tingkatkan Layanan Penjualan

Pelayanan bisa selalu ditingkatkan dengan melihat kondisi saat ini.

Di zaman yang modern ini pelayanan dalam berbisnis terbilang sedikit dikendorkan entah apapun itu jenis usahanya.

Nah, Anda perlu untuk meningkatkan pelayanan seperti dengan menggunakan tutur bahasa yang sopan, bersikap ramah terhadap pelanggan, ajaklah bercanda pelanggan tetapi masih berada pada batasan.

Layanan juga bisa diberikan dengan “jemput bola” kepada pelanggan.

Artinya Anda bisa memberikan gratis antar sayuran.

Pelanggan bisa memanfaatkan teknologi untuk membeli kebutuhan pokoknya.

Contohnya pelanggan bisa memesan sayuran apa yang diinginkan melalui nomor telepon atau via media sosial untuk kebutuhan di esok harinya.

Sehingga pelanggan tidak perlu menunggu untuk antre membayar.

Pertimbangkan juga untuk mengembangkan usaha dagang sayur keliling.

Hal tersebut untuk meningkatkan omzet usaha Anda juga tentunya.

Kesimpulan :

Itulah tadi beberapa strategis bisnis sayuran untuk pemula.

Tidak begitu sulit bukan?

Intinya dalam melakukan usaha, diperlukan konsisten dan kerja keras.

Karena mendapatkan uang selalu dengan bekerja dulu.

Kalau tidak, itu namanya keajaiban.

Sekian dulu artikel bisnis sayuran ini. Jika ada info tambahan, akan segera kami update disini.

Jika ada pertanyaan, silahkan gunakan kolom komentar di bawah ini.

Semoga artikel strategi bisnis sayuran ini bermanfaat ya.

Lihat juga:

  1. Modal Usaha Alat Tulis Untuk Pemula
  2. Cara Tepat Mengembangkan Usaha Bisnis Cuci Sepatu Untuk Pemula
Share on:

Leave a Comment