Bisnis Sedotan Bambu Mulai Pembuatan Dan Promosi

ub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Bisnis Sedotan Bambu Mulai Pembuatan Dan Promosi. Zero waste? mungkin tidak banyak orang tahu makna yang terkandung di dalamnya. Dua kata tersebut berarti bebas sampah, artinya yakni sebuah filsafat yang mendorong perancangan ulang daur sumberdaya, sehingga sebuah produk dapat digunakan kembali.

Masih banyak orang yang belum mengerti akan pentingnya penggunaan barang yang tidak sekali pakai. Bahan-bahan yang sekali pakai seperti plastik, tentu dapat mencemari lingkungan. Jika dilihat plastik sendiri memang zat yang membutuhkan waktu lama untuk terurai.

Untuk keadaan dunia yang kian hari kian tercemar, penting sebenarnya untuk memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Minimal dengan menggunakan barang-barang yang bisa dipakai berulang kali. Hal kecil itu bisa dimulai dari penggunaan sedotan bambu sebagai pengganti sedotan plastik.

Nah, untuk itulah perlu melihat peluang dalam berbisnis. Bisnis jual sedotan bambu bisa menjadi alternatif bisnis sembari mengedukasi pembeli pentingnya untuk menjaga lingkungan dengan menggunakan barang zero-waste.

Adapun kelebihan dari usaha ini ialah sebagai berikut :

  1. Berbisnis untuk membantu menjaga lingkungan ialah hal yang membanggakan. Biasanya akan memiliki kepuasan tersendiri.
  2. Modal yang dikeluarkan terbilang kecil. Sehingga risiko dalam usaha tersebut juga kecil.
  3. Keuntungan yang didapat juga cukup besar.
  4. Tidak perlu tempat usaha yang besar. Alias bisa dimulai dari rumah.
  5. Daya saing yang tidak begitu ketat.
  6. Selain itu usaha jual sedotan ini cocok untuk usaha anak kuliahan, sebab jual sedotan cukup bisa dibagi dengan waktu kuliah. Untuk ibu rumah tangga pun juga cocok.

Meskipun banyak hal positif dalam bisnis ini, tidak menutup kemungkinan bahwa banyak kekurangan pula.

Lihat juga:

  1. Bisnis Keripik Mustofa.
  2. Bisnis Jasa Menjahit Rumahan.
  3. Bisnis Salad Di Rumah.

Salah satunya ialah target pasar yang belum begitu paham akan pentingnya barang-barang zero-waste. Sehingga perlu usaha yang ekstra untuk menarik pelanggan, sembari memberi edukasi. Namun, karena kurangnya minat dalam hal ini, tentu akan menjadi peluang bagi Anda.

Strategi Memulai Bisnis Sedotan Bambu

Untuk itulah perlu strategi yang tepat dalam usaha ini, diantaranya ialah :

Konsep Usaha yang Jelas

Langkah ini dimaksud ialah menentukan konsep bisnis Anda. Mau menjadi reseller, dropshipper, atau terjun langsung dalam bisnis ini. Dengan konsep yang jelas maka usaha yang dijalankan pun akan terhindar dari hambatan-hambatan yang bisa terjadi di kemudian hari.

Jika ingin mendirikan sebuah usaha dengan konsep pabrikan, tentu biaya modal awal akan cukup besar.

Sebab saat membicarakan sistem pabrik, maka target pasar sudah bukan lagi daerah sekitar, melainkan luar pulau bahkan sampai luar negeri.

Untuk Anda yang mau merintis usaha ini, alangkah lebih baik untuk menimbangnya terlebih dahulu, mulailah dari pengerajin atau produsen dan lakukan bertahap hingga menjadi sistem pabrikan.

Anda bisa juga memulai usaha dengan menjadi pengepul sedotan bambu. Ambillah dari berbagai pabrikan yang sudah berjalan.

Selain itu Anda harus menentukan segala aspek untuk memulai usaha. Seperti jenis bambu, kualitasnya, cara budidaya dan sebagainya.

Mengapa perlu untuk menanam bambu?

Setidaknya tidak serta merta untuk menebang bambu tanpa menanamnya kembali. Ibaratkan saja sebagai balas budi terhadap alam.

Budidaya Pohon Bambu

Cara budidayanya pun cukup mudah yakni :

  • Diawali dengan mencari bibit pohon bambu yang didapat secara alami dari biji bambu yang jatuh, kemudian tumbuh menjadi rebung dan langsung ditanam
  • Atau bisa menggunakan cara stek. Cara stek dimulai dari mengambil kira-kira 60 cm – 1 meter batang bambu segar
  • Timbun dalam tanah sekiranya 1/4 bagian tertanam
  • Menyirami batang yang ditanam kira-kira 3 kali sehari selama dua bulan.
  • Setelah 2 bulan, bibit bambu siap untuk ditanam
  • Menyiapkan media tanam dengan berbagai pupuk atau usahakan tanah tetap gembur
  • Usahakan menanam tidak berdekatan
  • Bambu akan tumbuh 3-4 bulan

Cara menanam ini secara umum, akan berbeda perlakuan di setiap jenis bambunya.

Berikut jenis bambu yang cocok untuk dijadikan sedotan karena kualitasnya, antara lain :

  1. Bambu wuluh
  2. Bambu tamiang
  3. Bambu kuning

Pahami Proses Pembuatan

Proses pembuatan harus baik dan mengutamakan sebuah kualitas. Kualitas disini diartikan sebagai daya tahan dari sedotan bambu itu sendiri.

Berikut proses pembuatan dari sedotan bambu :

  • Memilih bambu yang mempunyai kualitas, seperti kulit bambu tidak terkelupas, sesuai dengan ukurang sedotan, dan tidak rapuh.
  • Selanjutnya ialah memotong sesuai panjang sedotan yang akan dipasarkan. Contoh ukuran 10 cm, 12 cm dan 15 cm. Untuk diameter disesuaikan, pengecualian untuk sedotan khusus boba sehingga diameter bambu dicari yang 3x lipat dari diameter standar.
  • Bagian luarĀ bambuĀ dibuat halus hingga licin menggunakan mesin istilah lainnya ialah diamplas.
  • Bagian atas dan bawah diperhalus juga agar permukaan tidak kasar dan agar tidak ada sisa bubuk bambu.
  • Untuk lubang sedotan juga perlu dibersihkan agar menggunakan sikat halus.
  • Proses selanjutnya ialah merendam bambu yang sudah terpotong-potong tersebut ke dalam air hangat. Tujuannya untuk memadatkan sedotan bambu tersebut. Selain itu juga untuk mengurangi bau dari bambu itu sendiri.
  • Setelah itu, bersihkan dengan lap dan angin-anginkan. Namun, tidak terlalu lama. Mungkin sekitar 30 menit sampai 1 jam.

Analisa Bisnis Sedotan Bambu yang Tepat

Analisa usaha ini ditujukan untuk konsep bisnis yang mulai dari awal. Mulai dari modal, biaya operasional dan sebagainya, yang bisa memberikan gambaran akan usaha Anda. Berikut analisa usaha yang bisa Anda lakukan.

a-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Modal Awal

Jenis PeralatanBiaya Keluar
Alat pemotong kayuRp. 1.000.000
PenggarisRp. 10.000
KomporRp. 200.000
Baskom 5 buahRp. 100.000
Aneka sikatRp. 50.000
PisauRp. 50.000
Mesin borRp. 300.000
TotalRp. 1.710.000
OperasionalBiaya keluar
ListrikRp. 100.000
PDAMRp. 50.000
Gas elpijiRp. 100.000
BambuRp. 1.000.000
TotalRp. 1.250.000

Dengan demikian biaya modal awal ialah Rp. 2.960.000 (total peralatan ditambah operasional). Untuk harga jual, Anda bisa membandingkan harga dengan yang ada di pasaran.

Jika diambil sedotan bambu ukuran 15 cm memiliki harga jual sebesar Rp. 2.000 dan Anda bisa menghasilkan 200 pcs per hari, maka untung yang Anda dapatkan ialah Rp. 400.000 per hari.

Apabila dalam sebulan terdapat 30 hari, keuntungan yang didapat menjadi Rp. 12.000.000. Keuntungan ini belum dikurangi untuk biaya operasionalnya setiap bulan.

Sehingga untung bersih dalam usaha ini sebesar Rp. 10.750.000. Dengan begitu, waktu balik modal Anda akan cukup singkat bahkan 1 bulan balik modal pun bisa.

Lihat juga:

  1. Bisnis Laundry Di Rumah.
  2. Bisnis Katering Di Rumah.
  3. Bisnis Dropship Di Rumah.

Promosi Online dan Offline

Online

Seperti yang diketahui bahwa promosi cukup penting di segala usaha. Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan usaha.

Sebagai contoh ialah dengan membuat akun instagram, isi intagram tersebut bisa pengetahuan akan bambu terlebih dahulu, pengertian zero-waste, kampanye peduli lingkungan dan review akan barang Anda.

Selain itu Anda bisa menggunakan instagram dengan membuat story setiap harinya untuk promo, jam buka-tutup (jika mendirikan toko) dan sebagainya.

Manfaatkan juga iklan berbayar dari segala media sosial untuk meningkatkan pelanggan.

Bisa juga dengan membuat toko online dan mempromosikan di media sosial.

Offline

Langkah kampanye untuk menggunakan barang-barang zero-waste inilah yang akan membuat Anda nantinya kesulitan.

Sebab tidak semua orang mau untuk peduli akan hal tersebut. Oleh karena itu ada langkah lain yang menarik, ialah mengunjungi berbagai cafe untuk menyodorkan serta promosi barang tersebut.

Jika pada swalayan, Anda biasanya harus menghubungi pihak terkait untuk perijinan menaruh sedotan bambu. Sehingga tercipta kesepakatan antara kedua belah pihak.

Dalam melakukan kegiatan promosi secara offline, berikan sample dan berkomunikasilah dengan baik terhadap pelanggan. Anggap saja Anda seperti menjemput pelanggan. Hal itu perlu dilakukan dalam merintis usaha Anda.

Membangun Relasi

Relasi bisa dicari dimana saja, asalkan bisa saling menguntungkan. Seperti halnya dengan penjual bambu. Mintalah potongan harga dengan syarat Anda akan rutin membeli bambu kepada yang bersangkutan.

Selain itu, Anda juga bisa membangun relasi dengan pencetakan tulisan pada sedotan bambu. Umumnya untuk pemula, bisa gunakan jasa laser bambu, setelah mendapatkan omset yang cukup, barulah Anda bisa membeli alat itu sendiri.

Dengan begitu pelanggan bisa memberi merk tersendiri untuk sedotan bambu.

Mintalah desain, atau Anda bisa menyodorkan desain yang menarik untuk pelanggan.

Beri Pelayanan Terbaik

Pelayanan yang dimaksudkan disini ialah seperti cara berkomunikasi yang baik dan sopan. Selain itu berilah tata cara perawatan dalam sedotan bambu.

Adapun cara perawatan ialah sebagai berikut dan mungkin bisa Anda aplikasikan dalam penjualan sedotan tersebut.

  1. Cuci sedotan dengan air mengalir, tidak memakai air panas
  2. Bersihkan dengan sabun
  3. Pakailah sikat khusus yang disediakan untuk mencuci sedotan
  4. Bersihkan sedotan dengan kain
  5. Sedotan tidak dijemur secara langsung di bawah sinar matahari, melainkan diangin-anginkan. Hal tersebut bertujuan agar sedotan bambu tidak mudah retak.
  6. Pemakaian sedotan bambu biasanya berkisar antara 2-3 bulan berturut-turut tergantung dengan perawatan. Tanda dalam mengganti sedotan ini ialah bila sedotan lambat laut akan berwarna hitam.

Usahakan fast respon dalam menanggapi pelanggan. Berilah harga yang terbaik dan sesuaikan dengan ongkos pekerjaan.

Lihat juga:

  1. Bisnis Roti Di Rumah.
  2. Bisnis Pulsa Di Rumah.
  3. Bisnis Blog Di Rumah.

Evaluasi dan Tingkatkan Daya Saing

Mintalah saran dan kritik terkait usaha Anda. Dengan begitu Anda bisa mengetahui letak kelemahan dan bisa sesegera menutupinya.

Langkah ini juga bisa dibilang untuk membangun usaha Anda menjadi lebih baik. Gambaran peminat sedotan bambu memang belum begitu luas, namun itulah yang menjadi tantangan nyata dalam usaha ini.

Lakukanlah berbagai tips diatas dengan baik dan benar. Sehingga bukan tidak mungkin usaha Anda akan berkembang dan sukses.

Adanya tips tersebut tentu perlu diiringi dengan niat dan usaha yang maksimal, agar yang dihasilkan pun maksimal pula. Perlu diingat untuk tetap mencatat pengeluaran dan pemasukan.

Apabila Anda masih kesulitan dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bisnis sedotan bambu ini, ada baiknya untuk menghubungi penjual sedotan yang cukup berpengalaman di nomor 082231870430.

k" data-ad-client="ca-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

You may also like...

Leave a Reply