Cara Melakukan Latihan Jantur Untuk Cupang Adu

Cara Melakukan Latihan Jantur Untuk Cupang Adu

Cara Melakukan Latihan Jantur Untuk Cupang Adu. Di artikel sebelumnya saya telah membahas banyak tentang rahasia latihan cupang adu. Namun kali saya akan mengulas tuntas latihan cupang aduan dengan menggunakan jantur.

Mengenal bahan digunakan untuk membuat Jantur

Bahan digunakan untuk membuat jantur cupang bisa dari plastik dan kaca. Kebanyakan para penghobi memilih plastik. Karena lebih murah dan tidak merepotkan. Selain itu, dari cara pemakaian lebih praktis.

  • Membuat jantur plastik. Belilah plastik panjang berdiameter sekitar 10 cm. Pilih berbahan tebal, elastis dan kuat. Gunanya agar mampu menahan beban air setelah diisi. Lalu beli ring dengan diameter 10 cm.
  • Kemudian satukanlah ring dengan plastik. Untuk ukuran panjang plastik ideal antara 180 cm s/d 200 cm. Tetapi jika anda tidak mau capek nantinya. Pilih saja 150 cm.
  • Cara penyatuan ring dengan plastik. Masukkan plastik ke dalam ring. Ratakan lalu ikat dengan tali. Jangan lupa, berikan juga tali di ring untuk bisa digantung.
  • Untuk ujung pangkal plastik harus diikat kencang. Agar tidak mengucur ke bawah.

Pengisian air jantur sebaiknya sampai sebelum 15 cm dari bawah ring gantungan. Agar memudah mengasih makan. Gunakan air cupang khusus ya. Kondisi tubuh ikan terjaga dan tidak stress.

  • Jika semuanya dirasa pas. Mulai dengan menggantung jantur berisi ikan cupang adu.
  • Perhatikan gerakan ikan. Jika gerakan lincah sehat. Sirip dan ekor agak mengembang. Itu pertanda ikan dalam kondisi bagus.
  • Jika terlihat gelisah atau menguncup sirip dan ekor. Ini ada tanda tidak beres. Segera ganti air.
  • Usahakan jantur mencapai dasar. Tapi tidak menyentuh lantai. Kira-kira 5-10 cm dari lantai itu sudah cukup.
  • Dibawah jantur letakkan toples berisi ikan. Agar ikan bisa saling bertatap mata. Membangkitkan emosi. Biarkan ikan di jantur emosi sampai lama di dasar jantur.

Pemberian makan cupang adu di jantur biasanya 2 kali sehari. Jenis pakan tepat adalah jentik nyamuk atau secuil kecil daging udang. Pemberian secuil kecil daging udang dilakukan 1 x seminggu ya.

  • Di pagi hari beri 5-7 jentik nyamuk. Pemberian sarapan pagi antara jam 8 s/d 10 pagi.
  • Selang 2 jam kemudian, beri lawan emosi atau sebengkan dengan cupang lain. Seperti biasa, toples cupang lain taruh di bawah dekat dasar jantur.
  • Biarkan cupang adu di dalam jantu berlama-lama di dasar. Catat waktunya kalau bisa. Kalau gak bisa, diingat saja. Patokan waktu paling lama ya.
  • Lakukan seperti ini selama 1 jam. Lalu pisahkan cupang lain. Kemudian diamkan ikan di jantur sampai sore.
  • Di jam sore hari pemberian makan kisaran jam 4-5 sore. Jumlah pakan sama seperti di pagi hari. Yakni 5-7 jentik.
  • Lakukan latihan ini sampai cupang adu berotot dan lincah berenangnya. Dari atas ke bawah atau bawah ke atas.

Penggantian air jantur sebaiknya dilakukan 2 sampai 3 kali dalam seminggu. Namun itu juga tergantung kondisi air dan ikan juga faktor lain.

  • Jika menginginkan pertumbuhan badan cupang bertambah sedikit. Penggantian air cukup 2 kali sehari. Tergantung permintaan perjanjian ukuran tanding.
  • Bila bermain ukuran besar. Pergantian air bisa dilakukan 3-4 kali dalam seminggu. Gunanya mempercepat panjang ukuran badan cupang tersebut.
  • Jika ikan menguncup dan seperti loyo. Tidak bersemangat. Pasif. Ini bisa terjadi karena kualitas air. Segera ganti air.
  • Air keruh dan membuat ikan bergerak secara tiba-tiba. Berarti ikan terserang penyakit jamur putih seperti kapas. Ini bisa terjadi karena faktor kualitas air jantur. Atau faktor makanan.

Jenis jantur ada 2. Berbahan plastik dan dari kaca. Namun jantur kaca aquarium sangat tidak efisien. Gampang sekali kotor dan membuat cupang adu sering sakit.

  • Jantur kaca terbuat dari kaca aquarium. Biasanya lebar berukuran 20 cm dengan ketinggian 50 cm sampai dengan 150 cm.
  • Biaya dikeluarkan sangat besar. Membersihkannya sangat repot. Perlu tenaga ekstra.
  • Tidak bagus untuk kesehatan cupang adu. Banyak penyakit timbul menggunakan bahan kaca untuk cupang.

Manfaat latihan jantur bagi cupang adu

Manfaat latihan jantur sebenarnya membentuk badan cupang aduan. Bukan meningkatkan damage serangan. Selain itu mbuat nafas dan gerakan ikan menjadi bagus.

  • Biasanya ikan terlalu lama di jantur membuat fisik menjadi lebar dan tebal. Khusus di bagian pangkal ekor. Akan ada tonjolan.
  • Nafas lebih panjang. Artinya untuk bermain di dalam air pasti sangat oke. Di dalam arena biasanya ada adu nafas dalam air. Saling memagut.
  • Gerakan lebih cepat. Memiliki kecepatan tingkat tinggi memberikan banyak keuntungan. Baik menyerang atau balas balik serang.

Latihan jantur tidak membuat sisik keras atau tidak mudah copot. Atau kebal dipukul. Semua itu dipengaruhi faktor genetika indukan atau lubuk. Juga faktor umur ikan.

Memilih ikan cupang aduan tidak mesti membeli dengan harga mahal. Tidak juga murahan. Tetapi anda bisa melihat posturnya dari atas dan samping. Banyak penjual di pasar ikan hias menjual murah. Dan diantara murah itu pasti ada berkualitas bagus,

Tips latihan jantur

  • Latihan jantur tidak membuat ikan semakin jago menyerang. Hanya memperkuat daya tubuh jagoan cupang anda.
  • Jangan pernah membungkus jantur hanya untuk membuat istirahat tenang bagi cupang. Biarkan istirahat tanpa ada cahaya di malam hari.
  • Gunakan jantur berukuran panjang 180-200 cm. Ukuran ideal untuk melatih daya tahan tubuh cupang.
  • Lebih bagus membuat jantur sendiri daripada membeli jadi. Ini masalah kualitas. Yang dijual biasanya sering bocor. Daripada mengeluarkan ongkos bolak balik. Mending anda membeli langsung ke toko plastik.
  • Jika latihan ini merepotkan. Ada baiknya menggunakan toples botol cupang adu untuk lebih mudah.

Leave a Reply