Cara Membuat Konten Berkualitas Di Web Atau Blog Untuk Optimasi SEO

ub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Cara membuat konten berkualitas yang super memang membutuhkan banyak ide. Selain ide juga membutuhkan riset sendiri. Setidaknya bermanfaat untuk segelintir orang. Tetapi memang inilah cara logika masuk akal untuk mengoptimasi seo web atau blog. Bahkan perlu waktu lama untuk mengerti algoritma mesin pencari seperti Google. Hingga kini, saya masih mencari tahu cara tepat membuat sebuah konten berharga dan berguna di web atau blog. Oh ya, yang lagi dibahas di artikel ini adalah cara membuat konten berupa artikel di website atau blog.

Membuat konten bermanfaat

Seperti kita tahu, pada dasarnya yang namanya bermanfaat pasti akan diburu dan dijadikan pengetahuan. Yah mungkin kedepannya berguna. Sesuatu berguna artinya bersifat penting. Mungkin waktu digunakan juga pasti tidak tahu. Tapi jawabannya siap tahu.

Perlu waktu yang lama untuk pemula untuk membuat konten bermanfaat. Dan berani untuk mencoba teori yang diketahui. Untuk memastikan apakah betul itu berguna. Namun tidak jarang orang hanya mencari tahu dengan melihat tulisan orang lain lalu menulis ulang.

Saya kira, jika melakukan seperti itu terlalu banyak pesaing. Apalagi bersaing dengan artikel-artikel lama. Yang umurnya sudah 3-4 tahun dan masih up to date. Tapi jujurnya, saya gak tahu pasti seperti apa konten yang meningkatkan kualitas SEO website.

Penggunaan Heading

Dulu saya kira, penggunaan heading seperti H2, H3, H4, H5 atau H6 itu penting. Tapi sekarang, nyatanya perannya tidak penting. Hanya digunakan sebagai penjelas topik. Bahkan saya mulai berpikir, ribet sekali tentang SEO ini. Mulai dari optimasi sampai mempromosikan hasil tulisan atau artikel yang ditulis sendiri.

Jumlah kata

Ada yang bilang, minimal jumlah kata dalam artikel ini idealnya 1500 kata. Ada juga katanya minimal 2500 kata. Semua ini hasil dari beberapa sumber yang saya baca. Mulai dari artikel sumber dengan isi panjang-panjang sampai super panjang. Malah ada seperti cerpen. Saya gak tau itu benar atau enggak. Mungkin dikarang-karang indah.

Dan ada tanda tanya di hati ini, jika membuat konten berkualitas itu harus isi panjang-panjang. Pertanyaannya apakah pembaca di Indonesia ini suka membaca artikel-artikel panjang. Hanya untuk membaca saja sampai 20 menit. Apalagi memahaminya? Saya pribadi, jika ketemu seperti ini lagi, saya langsung close artikelnya. Membosankan.

Disertai gambar

Berikutnya, ada juga mengatakan. Bahwa konten berupa artikel tanpa gambar serasa makan nasi tanpa lauk? Betulkah begitu? Atau tidak ya? Pernah membaca dari salah satu sumber di Google, Gambar dalam artikel adalah kunci utama menarik minat pembaca. Masuk akal juga. Tapi jika jumlah gambar dalam 1 artikel banyak, apakah tidak berat untuk diakses? Apalagi pengunjungnya kebanyakan ‘miskin kuota internet’. Pasti deh banyak umpatan, lebih-lebih artikel yang dibaca bertele-tele dan gak jelas.

a-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Bandingkan dengan web video

Bikin bingung itu web video. Hanya deskripsi pendek lalu 1 video tapi keywordnya naik. Padahal keyword yang digunakan memiliki persaingan tingkat tinggi. Atau blog kunci gitar, itu juga sama-sama cepat naiknya. Pengunjungnya juga banyak loh. Dibandingkan dengan website dengan konten artikel isinya ribuan kata, gambar mungkin ada 8 ditambah mungkin 3 video. Tapi keywordnya lama naik n pengunjungnya hanya puluhan dalam sebulan.

Disinilah saya bingungnya. Mudah-mudahan pembaca disini yang paham bisa memberitahu alasannya.

Menurut SEO Expert

Referensi saya tentang membuat konten berkualitas ada dari bahasa Inggris. Salah satunya dari master SEO terkenal di dunia. Tapi saya tidak kenal namanya. Baru kali ini baru tahu. Dia bilang, bahwa membuat sebuah konten hebat adalah pilihan. Karena untuk mendapatkan hasil hebat anda perlu mengorbankan waktu, pikiran dan juga ide tentang segala sesuatu yang berguna. Menurut dia, konten hebat itu adalah konten yang mampu mengajak pembaca untuk mempraktekkan dan hasilnya berguna. Gitu kata dia.

Kesimpulan

Saya ada setuju dengan konten hebat itu adalah berisi sesuatu yang berguna mungkin berupa panduan atau sesuatu yang belum pernah terpikirkan banyak orang. Minat membaca itu dimulai dari bahasa yang digunakan. Setelah itu, barulah pembaca mulai memahami apa yang dibaca.

Saya tidak setuju dengan artikel yang isinya ribuan kata. Bertele-tele dalam menjelaskan satu maksud dan padahal satu maksud tersebut tidak memerlukan banyak kata untuk dijelaskan agar paham. Walaupun ada gambar dan video didalamnya. Karena fakta berbicara, artikel hanya berisi deskripsi singkat disertai video lebih cepat terkenal dan memiliki banyak pengunjung.

Contohnya lihat saja situs-situs nonton film online gratis di internet. Hanya menampilkan link download, link nonton, gambar dan deskripsi singkat bisa mendatangkan banyak pengunjung atau pembaca dalam waktu singkat.

Intinya saya membuat konten untuk web bukan melihat dari optimasi SEOnya tetapi memulai dari sifat konten yakni bermanfaat. Saya gak mau menghabiskan waktu berhari-hari untuk menulis sebuah artikel berisi ribuan kata. Yang hasilnya persaingannya menembus halaman pertama Google masih kabur hasilnya. Pembahasannya hanya itu-itu saja. Tapi ini pendapat saya sendiri, salah atau benar itu pasti beda-beda. Karena setiap orang memiliki pemikiran dan pandangan masing-masing.

Demikianlah artikel Cara Membuat Konten Berkualitas Di Web Atau Blog Untuk Optimasi SEO ini. Jika ada kekurangan menjadikan maksud artikel ini salah, mohon dikoreksi ya. Dan jika artikel ini bermanfaat, terimakasih telah berkunjung dan membaca tulisan ini. Salam sukses untuk kita semua.

k" data-ad-client="ca-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

You may also like...

Leave a Reply