Peluang Usaha

7 Cara Menjadi Admin Media Sosial Yang Handal Dan Profesional

Cara Membuat Laporan Media Sosial

Sebagai admin media sosial, Anda juga bertanggungjawab untuk menyajikan laporan bulanan untuk pertanggungjawaban Anda kepada perusahaan. Berikut ini adalah cara untuk membuatnya.

1. Tentukan Bentuk Laporan

Laporan yang Anda buat sama seperti laporan pada umumnya yaitu ditampilkan dalam bentuk file yang dapat ditayangkan.

Anda dapat menentukan akan membuat laporan Anda dalam bentuk file apa, apakah dalam bentuk Excel, Word, Power Point, ataupun PDF.

  • Excel. Bentuk laporan ini akan cocok untuk menampilkan data analitik media sosial Anda per periode. Fitur Excel seperti CSV juga akan membantu Anda untuk mengunduh hasil analisa dalam bentuk grafik ataupun angka.
  • PDF. Bentuk PDF cocok untuk laporan yang bersifat melacak kinerja internal. Anda dapat memberikan laporan dalam bentuk PDF ini kepada tim Anda. Selain itu bentuk PDF juga cocok untuk laporan yang perlu dibaca, karena formatnya tidak akan berubah.
  • Power Point. Bentuk slide atau Power Point ini akan cocok jika laporan yang Anda buat perlu untuk dipresentasikan atau ditayangkan secara langsung kepada perusahaan.

2. Evaluasi Performa Media Sosial

Performa media sosial harus dipantau agar bisa mengetahui apakah media sosial Anda berkembang atau tidak. Tugas seorang admin yaitu mencatat dan menganalisa perkembangan akun media sosial perusahaan.

Performa media sosial yang perlu Anda catat meliputi jumlah klik pada postingan, performa dari iklan berbayar, jumlah akun baru yang menjangkau akun media sosial perusahaan Anda, dan insights akun media sosial Anda.

Data-data tersebut biasanya dimuat pada bagian insights akun media sosial bisnis dalam bentuk angka hingga grafik.

Lakukan evaluasi hasil data yang ada dengan tujuan perusahaan, misalnya jika tujuan perusahaan pada bulan tersebut adalah untuk meningkatkan jumlah pengunjung akun media sosial, maka yang harus Anda perhatikan adalah jumlah account reach yang menunjukkan jumlah pengunjung akun media sosial.

Pada bagian evaluasi ini, Anda juga dapat mengevaluasi apakah kinerja Anda dan tim sudah mencapai Key Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan dan memperbaikinya untuk bulan-bulan selanjutnya.

3. Masalah Teknis

Berbagai platform media sosial memiliki risiko mengalami permasalahan teknis yang tidak dapat diduga dan dikontrol kapan terjadinya.

Beberapa kasus seperti sistem down bisa terjadi sewaktu-waktu, dan ini akan mempengaruhi kinerja media sosial perusahaan Anda.

Permasalahan teknis seperti ini juga perlu Anda laporkan untuk melihat dampak yang terjadi kepada performa media sosial perusahaan.

4. Eksekusi Strategi

Strategi yang sudah Anda susun di awal merupakan tolak ukur kinerja Anda sebagai admin media sosial perusahaan.

Maksimal atau tidaknya suatu strategi dapat diukur dengan mengukur seberapa besar pelaksanaan strategi di lapangan.

Anda harus melaporkan eksekusi apa saja yang sudah Anda lakukan sesuai dengan strategi yang sudah Anda susun.

Hal ini akan membantu Anda dalam mengetahui seberapa besar realisasi yang sudah Anda lakukan dan jika belum terealisasikan dengan maksimal, maka dapat dilanjutkan pada bulan-bulan berikutnya.

5. Pertumbuhan Metrik

Petumbuhan metrik adalah pertumbuhan jumlah followers atau audiens di akun media sosial Anda.

Perhitungan metrik ini dilakukan dengan menggunakan data jumlah followers pada bulan sebelumnya dengan bulan ini. Kemudian menghitung selisihnya dan membaginya dengan jumlah followers saat ini dan dikali dengan 100%.

Misalnya, jumlah followers pada bulan lalu yaitu 1.503 dan pada bulan ini yaitu 1.610. Maka selisihnya yaitu 107, kemudian 107 dibagi dengan 1.610 dan dikali dengan 100% maka diperoleh hasilnya yaitu 6,65%.

Hasil tersebut berarti akun media sosial Anda mengalami pertumbuhan jumlah followers dari bulan lalu sampai bulan ini sebesar 6,65%.

Untuk memudahkan perhitungan Anda, gunakanlah rumus perhitungan di Excel sehingga dapat menghindarkan Anda dari kesalahan teknis juga.

6. Ide

Anda juga dapat memasukkan ide yang Anda rencanakan untuk diterapkan pada bulan berikutnya pada laporan.

Ide tersebut bisa berupa ide mengenai influencer atau jenis konten yang baru Anda temukan selama sebulan tersebut dan Anda merasa cocok untuk diterapkan pada media sosial Anda.

Selain itu, Anda juga bisa mencari tahu alasan-alasan tertentu seseorang mengunjungi akun Anda apakah karena iklan atau konten dan sebagainya.

Anda bisa melakukan analisa juga apa saja ide-ide baru yang dapat memperbaiki dan meningkatkan daya tarik followers terhadap akun media sosial Anda.

7. Buat Konsep Key Learnings

Konsep Key Learnings yaitu menganalisa sesuatu dari segi what worked, what didn’t work, dan opportunities.

  • What worked (apa yang berhasil): dapat Anda lihat dari konten-konten apa saja yang berhasil meningkatkan interaksi dengan audiens misalnya. Atau Anda juga bisa memperhatikan apa yang dilakukan oleh kompetitor Anda yang bisa Anda terapkan.
  • What didn’t work (apa yang tidak berhasil): sebagai penyusun konten, Anda harus sering bereksperimen dengan selera market yang ada. Tidak semua jenis konten akan menghasilkan performa yang bagus di media sosial, oleh karena itu Anda harus mengamati dan menganalisanya.
  • Opportunities (peluang): media sosial merupakan teknologi yang terus mengalami perkembangan dan perubahan secara fleksibel, sehingga Anda harus adaptif dan tanggap dengan semua perubahan yang ada. Anda harus up to date dengan fitur-fitur baru yang diluncurkan oleh media sosial yang Anda gunakan misalnya dan memasukannya ke dalam agenda kerja Anda.

8. Menganalisa Setiap Jenis Media Sosial yang Digunakan

Setiap perusahaan memiliki beberapa jenis media sosial yang dioperasikan. Jika Anda mengoperasikan lebih dari satu jenis media sosial, maka Anda harus melakukan analisis terperinci untuk masing-masing jenis media sosial.

  • Instagram. Analisa performa Instagram dapat dipantau dari fitur insights yang ada di dashbor Instagram binsis. Hal-hal yang dianalisis pada insights antara lain jumlah interaksi, balasan, penemuan, impresi, dan navigasi. Anda dapat mengetahui jenis konten mana saja yang memiliki peringkat tertinggi atau paling banyak dijangkau/disukai/dikomentari oleh audiens.
  • Facebook. Pada platform media sosial Facebook, analisis performa akun Anda direkam pada bagian Facebook insights. Insights pada Facebook hampir sama dengan Instagram, namun hanya berbeda pada tata letak dan beberapa istilah fitur.
  • Twitter. Twitter merekam analisis terhadap performa akun Anda pada fitur Analytics yang ada di bagian gambar profil Anda pada sudut kanan atas. Kemudian klik tulisan “Analytics” pada menu dropdown. Anda dapat mengetahui jumlah tweets, impresi, kunjungan profil, mentions, dan followers akun Twitter Anda.
  • Pinterest. Pinterest bisnis memiliki Analytics yang dapat Anda lihat pada bagian profil Pinterest. Analytics pada Pinterest berisi data jumlah tayangan, penghematan, klik, dan impresi harian hingga bulanan dari akun Anda. Anda juga dapat mengekspor data metrik dalam bentuk file CSV. Pinterest juga menganalisis pertumbuhan atau growth akun Anda selama tiga bulan terakhir.
  • YouTube. Analisa pada akun YouTube dirangkum pada bagian Creator Studio yang dapat Anda akses pada bagian ikon akun YouTube Anda, lalu pilih Analytics, dan pilih laporan yang ingin Anda lihat.

Sebelumnya >>> Suka Duka Bekerja Sebagai Admin Sosial Media.

Selanjutnya >>> Analisa Usaha Admin Sosial Media.

Previous page 1 2 3 4 5 6 7Next page

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Articles

Back to top button