DPR Dukung Penuh Pemberantasan Dan Penanganan Virus Corona

DPR Dukung Penuh Pemberantasan Dan Penanganan Virus Corona Covid-19. Ketua DPR Puan Maharani mendukung penuh dalam pemberantasan dan penanganan wabah corona dengan menerapkan isolasi terbatas dan karantina wilayah berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 perihal Karantina.

Hal ini dilakukansebagai upaya dalam mengantisipasi perkembangan penyebaran wabah corona di sejumlah wilayah Indonesia yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.

Langkah yang kongkrit dan efisien bisa dilakukan oleh berbagai stakeholder yang kompeten di bidang penanganan virus corona ini. Hal itu meliputi kegiatan sosialisasi yang merata di seluruh wilayah Indonesia, deteksi dini serentak, dan penanganan pasien dan dampak dari virus tersebut sesuai protokol yang diberikan WHO kepada seluruh dunia. Baca juga: Daftar Jamu Dianjurkan Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Selain itu DPR juga meminta pemerintah untuk cepat tanggap terhadap wabah corona ini. Diantaranya ialah memberikan fasilitas berupa alat pelindung diri, masker dan barang-barang yang berhubungan dengan pencegahan covid-19.

Di samping itu DPR tetap mendukung berbagai cara penanggulangan covid-19 dalam segala aspek seperti meliburkan sekolah atau perguruan tinggi dan diganti dengan sistem pembelajaran daring, meminta masyarakat untuk menerapkan phisical distancing, tidak memanfaatkan libur untuk liburan keluarga. Hal ini lah yang masih menjadi momok bagi Indonesia. Dimana banyak sekali masyarakat yang masih meremehkan tentang keberadaan covid-19.

Di sisi lain DPR juga mendukung upaya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam melakukan perubahan anggaran terkait virus corona. Hal ini diutarakan oleh Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Ace Hasan Syadzily. Baca Juga: Bosan Di Rumah Terus? Yuk Ikuti Tips Ini

“Kami memberikan dukungan politik baik dari segi anggaran maupun payung hukum, terkait tugas-tugas yang dilaksanakan BNPB,” tuturnya dalam konferensi pers BNPB di Jakarta, Rabu (25/3).

Dukungan DPR ini dilakukan melalui kegiatan revisi UU No. 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana. Pihaknya mengetahui bahwa terdapat celah pada UU tersebut yang menjadikan efektifitas penanggulangan bencana kurang maksimal.

Rencana perubahan ini akan dilakukan secepatnya dan sudah masuk dalam list Legislasi Nasional pada tahun ini dan akan dibahas pada sidang yang akan datang. Baca juga: Informasi Terupdate Korban Virus Corona

“Maka kami komisi VIII komitmen dapat selesai revisi UU Nomor 24 Tahun 2007 ini dengan secepat-cepatnya agar mekanisme atau kendali organisasi penanggulangan wabah ini bisa segera diselesaikan dengan cepat,” ucapnya.

Diharapkan pemerintah pusat bisa berkoordinasi dengan maksimal dengan jajaran di bawahnya sehingga tercipta kesinambungan. Hal penting lainnya ialah terciptanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik. Sehingga penerapan di lapangan menjadi cepat dan efisien.

Tentunya sebagai masyarakat Indonesia perlu menyadari bahwasanya ketika pemerintah serius terhadap penanganan maka sebaiknya didukung penuh dengan ikut mencegah penyebaran covid-19. Hal-hal mudah yakni seperti physical distancing, berdiam di rumah, dan memperkuat imun dengan menerapkan pola hidup sehat.

Sudah saatnya kita bersatu dan memiliki satu tujuan yakni menghilangkan wabah corona dari Indonesia. Badan statistik memperkirakan jika masyarakat mematuhi pemerintah maka hanya 2-4 minggu saja masalah ini bisa diatasi. Lihat juga: buah usir tikus

Leave a Reply