Home Catering Peluang Usaha Raih Rupiah Dari Dapur Anda

Home Catering Peluang Usaha Raih Rupiah Dari Dapur Anda. Beberapa waktu belakangan ini salah satu bisnis yang tetap hidup dan terus berkembang adalah usaha aneka makanan.

Secara prospek usaha ini memang selalu cemerlang. Karena merupakan jasa pemenuhan kebutuhan dasar manusia.

Apalagi semakin banyak kegiatan dan kesibukan yang dilakukan oleh orang-orang. Membuat mereka tidak sempat untuk membuat atau memasak makanan mereka secara mandiri.

Hasilnya, usaha makanan menjadi solusi pilihan utama, selain makanan praktis siap olah. Salah satu contoh bentuk usaha ini adalah home catering.

Home catering pada dasarnya adalah jasa penyedia makanan tipe rumahan atau skala kecil.

Jenis usaha aneka makanan yang satu ini berproduksi berdasarkan request atau pesanan. Yang biasanya berjumlah dibawah 200 porsi.

Bisnis home catering ini sangat cocok dijalankan oleh ibu rumah tangga. Sebagai bisnis sampingan sembari menghabiskan waktu luang. Dan atau bagi orang yang hobby dan gemar memasak.

Selain dari tipe bisnisnya yang non-restock business. Kelebihan lain dari menjalankan usaha home catering antara lain,

  1. Investasi murah dan sangat terjangkau. Karena dapat memanfatkan peralatan dapur yang sudah ada.
  2. Biaya produksi dapat menyesuaikan dengan jumlah dan tipe pesanan.
  3. Lokasi bisnis dan produksi dapat dilakukan di rumah.
  4. Merupakan usaha yang mampu menghasilkan keuntungan dengan cepat

Baca juga :

  1. 6 bisnis rumahan modal kecil
  2. Rahasia keuntungan besar jualan pulsa
  3. Keuntungan usaha roti

Bagi anda yang tertarik untuk memulai bisnis home catering ini. Ada beberapa langkah dan tips yang dapat dilakukan, agar bisnis anda cepat berkembang.

Tentukan target konsumen

Konsumen merupakan target pasar poduk bisnis yang kita jalani. Faktor yang menentukan berhasil atau tidaknya, berkembang atau surutnya bisnis.

Karenanya, mengenal dan mengetahui konsumen sangat penting. Dan merupakan kunci utama dalam bisnis.

Dalam scoop bisnis home catering, pengusaha harus menentukan tipe konsumen yang hendak dijadikan objek.

Contohnya tipe konsumen dengan karakter pekerja atau mahasiswa yang tidak bisa atau tidak sempat membuat makanamnya sendiri.

Sehingga, Owner dapat menawarkan jasa daily catering atau harian berupa paket sarapan, makan malam, ataupun keduanya.

Atau konsumen rumah tangga, untuk segmen ini kita bisa menawarkan paket makan keluarga sesuai dengan menu yang telah ditentukan dan di promosikan.

Tentukan menu catering

Bagi yang hendak memulai usaha ini. Baiknya menentukan terlebih dahulu, jenis makanan yang dapat disediakan.

Kemudian dibuatkan daftar menunya. Menu sangat penting dalam usaha ini, tanpa menu konsumen tidak akan tahu makanan apa yang dapat mereka pilih.

Pilihlah makanan-makanan yang dianggap mampu memenuhi kriteria pasar tentunya.

Contohnya sesuai dengan asumsi dua target pasar yang telah diasumsikan diatas,

Contoh penawaran menu paket satu hari :

  1. Sarapan : nasi, ayam goreng, sayur lalapan dan teh hangat
  2. Makan malam : nasi, rendang, sayur, sambal, teh hangat.
  3. Keluarga : nasi, rendang, sambal, tempe dan tahu goreng, sayur
  4. Lauk : rendang, ayam goreng, sayur

Mempersiapkan modal

Langkah selanjutnya untuk memulai bisnis home catering adalah mempersiapkan modal.

Sebagian peralatan dapat memanfaatkan peralatan pibadi yang tersedia di dapur masing-masing.

Tetapi, harus juga dipersiapkan modal bahan makanan atau bahan baku mentah penunjang lainnya.

Dan mungkin beberapa peralatan dapur lain yang perlu dilengkapi. Agar varian masakan menu lebih beragam.

Persiapan modal dapat dilakukan dengan memggunakan uang simpanan anda sendiri. Atau dengan menggunakan modal pinjaman.

Jika memerlukan modal pinjaman, pilihlah dana pinjaman yang aman. Bunga rendah tetapi minim resiko.

Dengan menentukan menu awal. Anda dapat menghitung jumlah modal yang dibutuhkan. Dengan asumsi jumlah order atau pesanan yang anda tergetkan dihari pertama.

Pastikan harga terjangkau

Faktor harga juga menjadi variabel kesuksesan sebuah bisnis. Tidak terkecuali usaha catering yang akan anda jalankan.

Sebelum menentukan besaran harga per paket ataupun menu. Ada baiknya melakukan riset terlebih dahulu. Supaya mengetahui harga yang sesuai dengan pasaran dan kemampuan target pasar.

Pastikan harga bersaing tanpa mengurangi kualitas masakan yang lebih baik dari penyedia jasa yang lain.

Ini dapat menjadi nilai lebih, agar konsumen tertarik dan cenderung memilih jasa catering anda.

Rencanakan strategi pemasaran home catering

Untuk menjalankan operasional bisnis home catering anda, agar dapat dikenal masyarakat secara luas. Dan dapat menyentuh target pasar yang ditentukan.

Perlu direncanakan skema promosi yang tepat. Sehingga tidak memberatkan dan berjalan efektif.

Sebagai contoh, anda dapat memanfaatkan grup perumahan, sosial media baik whatsapp, facebook atau instragam.

Juga dapat menyebarkan flier atau poster di area indekos mahasiswa atau pekerja.

Contoh perencanaan keuangan home catering

Contoh perencanaan keuangan home catering. Dengan asumsi penjualan paket sarapan sejumlah 30 porsi. Dan biaya investasi dihilangkan. Karena memakai peralatan masak yang telah tersedia di dapur.

Bahan Baku

1
2
3
4
5
6
7
Ayam potong 3 ekor
Beras 9 Kg
Sayur Lalap
Bumbu
Minyak goreng
Teh
Lain-lain  
jumlah
Rp.   35.000
Rp.   81.000
Rp.   15.000
Rp.   10.000
Rp.   14.000
Rp.   10.000
Rp.   35.000  
Rp. 189.000

lain-lain dapat berupa bumbu atau sayur tambahan.

apabila dikalkulasi dalam 1 bulan sebesar Rp. 5.671.000

Operasional

1
2
3  
Air
Listrik
Lain lain
jumlah
Rp.   70.000
Rp.   81.000
Rp. 100.000  
Rp. 251.000

lain-lain dalam biaya operasional dapat berupa plastik dan box makanan. Untuk keperluan packaging dan pengantaran, serta biaya pengantaran.

Total biaya produksi = biaya bahan baku + biaya operasional

Rp. 5.670.000 + Rp. 251.000 = 5.291.000

Dari total modal tersebut diketahui harga dasar sebesar Rp. 6.700

Keuntungan

Maka dengan 30 porsi penjualan dalam sehari dengan harga Rp. 10.000 per paket, keuntungan yang bisa didapatkan sebesar

*Penghasilan kotor = harga paket  x jumlah penjualan x 30 hari

Penghasilan kotor = Rp. 10.000  x  30  x  30

Penghasilan Kotor = Rp. 9.000.000

*Penghasilan bersih = penghasilan kotor – total modal

Penghasilan bersih = Rp. 9.000.000  –  Rp. 5.291.000

Penghasilan bersih = Rp. 3.709.000

Maka penghasilan bersih yang akan anda dapatkan dengan skema operasional tersebut sebesar Rp. 3.709.000.

Baca juga :

  1. Tips blogging menghasilkan uang
  2. 5 langkah jitu menjadi dropshipper

Pengembangan home catering

Agar bisnis anda tetap berjalan lancar dan terus berkembang. Maka diperlukan strategi pemasaran dan branding yang khas.

Dalam hal ini anda dapat menyediakan layanan Delivery order atau pesan antar. Selalu tetap menyediakan menu-menu bergizi setiap harinya.

Dan mengembangkan varian menu baru. Agar konsumen tidak cepat bosan dan selalu tertarik dengan layanan anda

Dari beberapa paparan diatas. Dapat disimpulkan bahwa usaha home catering dapat menjadi alternatif usaha. Yang dapat tetap berjalan dengan fleksibel, dengan keuntungan yang bisa kita atur sendiri. Selamat mencoba…

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *