6 Kebiasaan Sehat yang Ternyata Memperburuk Kondisi Tubuh

ub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

6 Kebiasaan Sehat yang Ternyata Memperburuk Kondisi Tubuh. Setiap orang pasti menginginkan kondisi tubuh yang tetap sehat dan bugar.

Banyak hal yang bisa dilakukan seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Langkah ini dibagi menjadi banyak macam kegiatan contohnya makan makanan 4 sehat 5 sempurna, rajin berolahraga, tidur yang cukup dan sebagainya.

Tidak jarang juga seseorang akan melakukan aktivitas atau kebiasaan yang cukup menyehatkan.

Perlu diingat juga untuk tetap menggali banyak informasi tentang kebiasaan sehat. Sebab ditakutkan akan menjadi bumerang bagi tubuh itu sendiri.

Baca juga: Inilah Kondisi Tubuh Saat Membutuhkan Minum Air Putih.

Nah, berikut 6 kebiasaan sehat yang ternyata berdampak buruk bagi kondisi tubuh anda :

Minum Teh Hangat Sebelum Tidur

Melihat dari jenis teh yang dikonsumsi banyak macam teh yang ternyata memiliki kandungan kafein yang hampir setara dengan kopi.

Itu artinya minum teh sebelum tidur tidak menjamin seseorang akan tertidur pulas.

Perkara ini masih menjadi perdebatan oleh para pakar.

Namun, ada 1 jenis teh yang hampir dipastikan memiliki kandungan kafein yang tidak begitu tinggi. Disinyalir juga bisa membantu mempercepat proses tidur yakni teh kamomil.

Mengunyah Makanan dengan Cepat

Banyak orang menganggap makan cepat bisa menghemat waktu, dan sudah menjadi sebuah kebiasaan.

Banyak penelitian mengatakan bahwa mengunyah makanan dengan cepat bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Makan cepat berisiko menyebabkan bertambah berat badan dan dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes, jantung, dan stroke.

Makan cepat juga cenderung membuat anda makan dengan berlebihan. Sebab dibutuhkan sekitar 20 menit (dari saat anda mulai makan) untuk otak mengirimkan sinyal kenyang. Salah satu pemicu obesitas.

Kunyahlah makanan secara perlahan sampai halus untuk selanjutnya dicerna.

Baca juga: Faktor Penyebab Obesitas.

Tidur Panjang di Akhir Pekan

Dalam beraktivitas sehari-hari pastinya akan membutuhkan satu titik untuk istirahat.

Jika aktivitas selalu padat, maka akhir pekan bisa menjadi solusi untuk istirahat total. Memang apabila lelah kita diharuskan untuk beristirahat, namun tidak dengan waktu yang lama.

a-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Porsi tidur seseorang memang berbeda-beda. Normalnya seseorang hanya membutuhkan 7-8 jam untuk istirahat.

Waktu tersebut cukup untuk mengembalikan stamina dan kebugaran tubuh. Gunakanlah waktu sebaik mungkin agar hidup lebih produktif.

Baca juga: Cara Mendapatkan Kualitas Tidur yang Baik.

Mengurangi Asupan Karbohidrat

Kebiasaan ini sering dilakukan oleh orang-orang yang sedang melakukan diet.

Asupan karbohidrat seakan menjadi musuh utama dalam program diet.

Padahal karbohidrat penting dalam menjaga pasokan energi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Sehingga mengurangi karbohidrat bisa mengakibatkan tubuh menjadi lesu dan kurang bersemangat.

Baca juga: 3 Pola Diet Terbaik.

Sikat Gigi Setelah Makan

Banyak orang cenderung menyikat giginya segera setelah makan. Menurut beberapa penelitian, menggosok gigi bisa dilakukan setidaknya 30 menit setelah makan selesai.

Sebab gigi kita dilindungi oleh enamel dan asam yang diciptakan oleh beberapa makanan bisa menghilangkan enamel.

Artinya bahwa gigi anda bisa berada pada kondisi terlemah setelah makan.

Ternyata, tubuh kita memiliki cara tersendiri untuk menyeimbangkan kadar asam tinggi, pada mulut dengan bantuan air liur.

Namun, hal tersebut juga membutuhkan waktu. Sehingga disarankan untuk menghindari sikat gigi setelah makan.

Membersihkan Telinga dengan Cotton bud

Banyak orang belum mengerti akan kebiasaan yang satu ini. Kebiasaan ini dinilai memang bisa membersihkan kotoran di teling.

Namun, membersihkan telinga dengan cotton bud atau korek kuping, dikatakan dapat merusak telinga itu sendiri.

Perkara ini justru hanya mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam ke saluran telinga.

Kebiasaan ini juga bisa mengakibatkan infeksi, gendang telinga yang terluka, serta tinitus (suara bising pada telinga dapat berupa gemuruh atau dengung).

Tubuh memiliki cara tersendiri untuk mengeluarkan kotoran telinga, sehingga pemakaian cotton bud dirasa tidak perlu.

Itulah tadi beberapa kebiasaan sehat, yang bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Sangat mudah kan. Semoga bermanfaat ya.

k" data-ad-client="ca-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

You may also like...

Leave a Reply