Melihat Sejarah Minangkabau Di Museum Adityawarman

Daerah Minangkabau memang memiliki beragam sejarah yang menjadi daya tarik wisatawan. Banyak destinasi wisata tersedia di daerah ini baik wisata alam, wisata air, wisata sejarah dan lain sebagainya.

Salah satu destinasi wisata sejarah yang diminati wisatawan adalah Museum Adityawarman. Museum ini menjadi salah satu museum terpenting yang memiliki sejarah masyarakat Minangkabau. Lihat juga: Destinasi Wisata Sejuk Di Jawa

Banyaknya peninggalan sejarah kebudayaan Minangkabau sejak masa prasejarah hingga era modern semua ada di dalam museum ini.

Sejarah Museum Adityawarman

Museum Adityawarman dibangun pada tahun 2974. Museum ini dibangun sebagai pusat pelestarian benda bersejarah yang menjadi cagar budaya minangkabau, mentawai dan Nusantara. Museum ini diresmikan pada tanggal 16 Maret 1977 oleh Mendikbud yang saat itu dijabat oleh Dr. Sjarif Thayeb.

Sejarah Museum Adityawarman
Sumber gambar https://www.indonesiakaya.com/uploads/_images_gallery/2__IMG_0659_Museum_Adityawarman_dibangun_pada_tahun_1974_dan_diresmikan_oleh_Mendikbud_saat_itu_Dr__Sjarif_Thayeb.jpg

Dan pada tanggal 28 Mei 1979 museum ini resmi dinamakan museum Aadityawarman. Nama adityawarman diambil dari salah satu raja yang dulunya pernah berkuasa di daerah Minangkabau sekitar tahun 1347 – 1379 masehi. Lihat juga: Daftar Resort Romantis Di Malang

Menurut sejarah, raja Adityawarman merupakan salah satu raja Minangkabau yang berasal dari kerajaan majapahit.

Lokasi Museum Adityawarman

Lokasi museum ini terletak di Jalan Diponegoro No. 10, Belakang Tansi, Padang Barat, Padang, Sumatera Barat. Bangunan museum adityawarman ini dibangun atas inspirasi dari arsitektur rumah bagonjong atau rumah gadang yang menjadi cirri khas gaya rumah tradisional minangkabau.

Untuk rutenya, kalian bisa mengakses google maps seacra langsung maka kalian bisa segera menemukan lokasi museum ini.

Rumah adat tradisional Minangkabau adalah rumah panggung dengan atap menyerupai tanduk kerbau yang bertumpuk. Umumnya, jumlah tanduk yang ada di atap museum ini berjumlah tujuh puncuk. Lihat juga: Daftar Pantai dan Pulau Indah Di Lombok

Koleksi Museum Adityawarman

Didalam museum aditrawarman terdapat berbagai ragam koleksi peninggalan sejarah seperti pernak pernik kehidupan masyarakat minangkabau. Selain itu, museum ini juga memiliki referensi peninggalan sejarah yang beragam terkait aspek kebudayaan minangkabau.

Koleksi Museum Adityawarman
Sumber gambar https://storage.googleapis.com/fileheikaku/f0adde92-6f78-4dc0-9028-dfcfa6d745f5.jpg

Disini, kalian bisa melihat lebih dari 6000 koleksi peninggalan budaya yang mana terbagi menjadi 10 kategori seperti:

  • Geologika
  • Geografika
  • Biologika
  • Etnografika
  • Arkeologika
  • Historika
  • Numismatika
  • Heraldika
  • Filogika
  • Keramologika

Diantara ke-10 koleksi tersebut terdapat juga berbagai perhiasan tradisional berupa pernak pernik busana, instrument music, replica makanan kuliner khas minangkabau serta berbagai upacara adat dan berbagai perkakas yang digunakan kehidupan sehari-hari dari masyarakat minangkabau.

Di ruang utama museum ini menampilkan sebuah diaroma yang mempresentasikan system adat dari minangkabau.

Museum adityawarman menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib kalian kunjungi dan cocok sebagai wisata edukasi. Baik kalangan orang dewasa dan anak-anak wisata ini layak kalian kunjungi dan masuk ke dalam daftar wisata yang wajib kalian kunjungi di sumatera barat. Lihat juga: Daftar Lokasi Wisata Di Lombok

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Museum Adityawarman

Untuk memasuki museum ini, kalian perlu mengeluarkan budget sebesar Rp. 3000/per orang untuk orang dewasa dan Rp. 2000/per orang untuk anak-anak, sangat murah bukan? Dengan harga tersebut kalian sudah bisa berkeliling menikmati seluruh koleksi dan taman yang terdapat di museum tersebut sampai puas.

Museum adityawarman ini buka setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga pukul 3 sore. Khusus hari minggu, museum ini tutup pukul 4 sore.

Itulah informasi lengkap tentang museum adityawarman. Gimana? Kalian tertarik bekunjung ke tempat wisata ini?

Ingat berlibur tidak hanya menyatu dengan alam dan spot foto menarik ya, tapi kalian juga perlu mengenal tempat bersejarah. Dengan belibur sambil belajar kalian tidak hanya merasakan liburan melainkan juga mendapat ilmu dan pengetahuan. Lihat juga: aplikasi usir tikus

Share on:

Leave a Comment