Pencegahan ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Anak

Pencegahan ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Anak. ISPA adalah infeksi saluran pernapasan atas anak yang terjadi pada  saluran pernafasan atas  yang sangat sering terjadi pada anak. Kondisi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang masih lemah sehingga sangat mudah sekali untuk tertular penyakit. Bila kita lihat gejalanya mungkin bukanlah hal yang berbahaya karena sudah umum terjadi. Namun, apabila dibiarkan berlanjut dapat menyebabkan komplikasi yang tidak kita inginkan.

ISPA merupakan infeksi yang dapat menyerang saluran pernafasan bagian atas seperti tenggorokan, hidung, telinga, faring, laring serta bronkus.  Sebagian besar anak akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan atas kurang lebih 5 hingga 8 kali dalam setahun, terutama pada musim dingin yang menyebabkan anak mudah sekali masuk angin.

Penyebab ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Anak

Penyebab utama adalah virus dan bakteri. Ada banyak macam virus yang dapat menyebabkan infeksi pernapasan anak, seperti: adenovirus, rhinovirus, dan virus parainfluenza. Sedangkan bakteri yang menyebabkan ISPA adalah klamidia pnemoniae, neisseria gonorrhoeae, kelompok A beta-hemolytic streptococci, kelompok C beta-hemolytic streptococci, dan corynebacterium serta diptheriae.

Penularan ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Anak

  • Kontak langsung anak dengan seseorang yang terinfeksi ISPA.
  • Seseorang yang terkena ISPA kemudian batuk dan bersih tanpa menggunakan masker atau tidak menutup hidung dan mulut.
  • Saat Sistem kekekebalan tubuh pada anak menurun, sehingga mudah terserang virus atau bakteri penyebab ISPA.
  • Anak menyentuh benda atau mainan yang terkontaminasi virus atau bakteri penyebab ISPA.
  • Tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah makan atau setelah kontak dengan sesorang yang terinveksi virus atau bakteri penyebab ISPA.

Tanda dan gejala dari ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Anak

Beberapa tanda dan gejala mungkin terlihat sangat sepele terjadi pada anak kita. Gejala akan memburuk pada hari ke 3-5 dari awal gejala. Dan normalnya akan membaik dalam waktu 7 hari seiring dengan peningkatan imunitas tubuh, berikut Tanda dan gejala infeksi pernapasan anak atas yang mungkin terjadi pada anak :

  • Hidung tersumbat dan beler.
  • Bersin dan batuk.
  • Tenggorokan terasa sakit dan suara menjadi serak.
  • Mata merah, berair, dan terasa sakit.
  • Kelelahan.
  • Menggigil.
  • Deman yang biasanya berlangsung 1 hingga 3 hari.
  • Pusing dan lemas.

Pencegahan ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Anak

  • Hindari anak kontak dengan orang yang terkena ISPA.
  • Menggunakan masker apabila ada keluarga yang terserang ISPA dirumah.
  • Memberikan vitamin atau imunomodulator yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak pada saat musim dingin.
  • Ajari anak untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
  • Ajari anak untuk mencuci tangan sesudah bermain.

Penangan ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Anak

  • Anjurkan anak untuk istirahat yang cukup.
  • Memberikan banyak cairan, cairan dapat mencegah anak dari dehidrasi dan mengencerkan mucus sehingga anak bisa mngeluarkan batuk dengan mudah.
  • Jangan memberikan cairan yang mengandung cafein karena dapat meningkatkan resiko dehidrasi.
  • Membantu anak untuk membuang ingusnya.
  • Merileks-kan tenggorokan dengan cara memberi larutan air garam. larutkan ¼ sendok teh garam dengan air hangan kemudian larutan garam dapat digunakan untuk berkumur. Catatan: hanya bisa dilakukan pada anak berusia sama denga atau lebih dari 8 tahun.
  • Berikan madu pada anak. Anak usia 1 sampai 5 tahun berika ½ sendok teh madu. Anak usia 6 hingga 11 tahun berikan 1 sendok teh madu. Untuk anak usia 12 tahun atau lebih berikan 2 sendok teh madu.
  • Menjauhkan anak dari asam rokok karena nikotin dapat membuat kondisi anak makin buruk.
  • Oleskan petroleum jelly pada bagian luar hidung anak agar tidak terjadi iritasi karena keluar masuknya udara saat anak bernafas.

Kapan harus menghubungi penyedia layanan kesehatan ketika anak mengalami ISPA??

  • Apabila suhu tubuh mencapat 380C atau lebih
  • Anak berumur di bawah 2 tahun dan mengalami demam selama lebih dari 24 jam
  • Anak berumur diatas 2 tahun dan mengalami demam lebih dari 2 hari
  • Anak mengeluh sakit telinga
  • Terlihat adanya bintik-bintik putih pada amandel anak
  • Anak mengalami batuk dengan lendir yang tebal dan berwarna kunig atau hijau
  • Anak tidak mau makan, mual hingga muntah
  • Gegala yang terjadi pada anak tidak membaik dalam waktu 3 hari

Demikian artikel kesehatan yang membahas tentang Pencegahan ISPA Infeksi Saluran Pernapasan Anak. Semoga bermanfaat ya.

Sumber

  • Wsupgdocs.org. university physician group. Upper repiratory infection (URI) in babies.
  • Anonim. 2020. Drug.com. upper respiratory infection in children.
  • My. Clevelandclinic.org. childhood respiratory infection and other illnesses
  • Urti
Share on:

Leave a Comment