Cara Mencegah Polio Anak Dan Kenali Penyebabnya

Cara Mencegah Polio Anak Dan Kenali Penyebabnya. Poliomyelitis atau yang dikenal dengan polio adalah penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh poliovirus. Poliovirus termasuk dalam genus Enterovirus C dan merupakan famili Picornaviridae. Poliovirus menyerang sisitem saraf  yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

Kenali Penyebab Gejala dan Cara Mencegah Polio Anak
Pemberian vaksin polio, pict by interia

Sebagian besar anak yang terinfeksi virus polio hanya merasakan sedikit gejala hingga tidak merasakan gejala sedikitpun. Penyebab infeksi virus polio melalui rongga mulut atau hidung menyebar kedalam tubuh melalui peredaran darah. Selain itu bisa juga melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi dengan virus polio, virus polio juga dapat menular melalui percikan air liur (bersin).

Polio masih menjadi masalah d negara-negara berkembang. Dimana  angka kemiskinan masih meluas dan akses untuk mendapatkan vaksin polio masih susah. Kasus ini termasuk di beberapa negara di Afrika dan Asia. Organisasi kesehatan dunia berupaya agar semua orang didunia di vaksinasi polio agar tidak ada lagi penyebaran penyakit polio di seluruh dunia.

Resiko untuk terserang penyakit polio dapat terjadi pada orang yang tidak mendapatkan vaksi polio dan dengan kondisi-kondisi yang mendukung terkena penyakit polio seperti:

  • Wanita yang sedang hamil.
  • Berada didaerah yang masih menjadi wabah polio.
  • Melakukan kontak langsung dengan orang yang mendertia polio.
  • Memiliki sisitem imunitas yang sangat lemah seperti penderita HIV dan AIDS.
  • Bertempat tinggal di daerah yang keterbatasan air bersih dan sanitasi yang buruk.
  • Merawat anggota keluarga atau orang lain yang terinfeksi virus polio.
  • Tenaga kesehatan yang menangai kasus polio.

Gejala Polio

Gejala polio Pada anak dan remaja sering kali tidak disadari, namun ada juga gejala polio yang dapat dirasakan. Hal ini berdasarkan tingkat keparahan penyakit polio. Berdasarkan tingkat keparahan penyakit polio, polio dapat dibagi menjadi:

  • Polio yang tidak menyebabkan kelumpuhan (no paralisis)
  • Polio yang menyababkan kelumpuhan (paralisis)

Polio Non Paralisis

Gejala polio non paralisis pada umumnya dapat mencakup :

  • Demam,
  • Nafsu makan menurun,
  • Mual dan muntah,
  • Tenggorokan terasa sakit,
  • Tidak enak badan, sembelit,
  • Perut terasa sakit.
  • Nyeri otot dileher, dada, lengan hingga kaki terasa mati rasa,
  • Kaki otot leher dan sepanjang tulang belakang

Polio Paralisis

Polio paralisis adalah jenis polio yang paling berat hingga menyebabkan kelumpuhan saraf dan tulang belakang serta menyebabkan kerusakan otak secara permanen. Awalnya gejala polio paralisis sama dengan gejala polio non paralisis. Namun seiring bertambahnya waktu dapat pula muncul gejala lain berupa:

  • Kelemahan otot diseluruh tubuh.
  • Sembelit yang parah.
  • Napas yang melemah.
  • Suara serak.
  • Kelumpuhan otot secara permanen.
  • Hilangnya refleks tubuh.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Polio Anak?

Polio dapat dialami oleh siapa saja, tetapi sebagian besar penderita polio adalah balita. Terutama balita yang belum melakukan imunisasi polio. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah polio dan penularan :

Melakukan vaksinasi

Vaksin adalah cara utama untuk mencegah penyakit polio. Vaksin polio memberikan kekebalan tubuh terhadap penyakit polio dan aman diberikan pada orang dengan imunitas yang rendah sekalipun. 

Ada dua vaksin polio yaitu :  (IPV) diberikan melalui suntik di paha atau lengan atas dan (OPV) obat tetes mulut. Imunisasi cara pencegahan paling efektif untuk mencegah penyakit polio, imunisasi polio diberikan sebanyak 4 kali yaitu :

  1. Polio 1 diberikan pada saat bayi berumur 2 bulan.
  2. Polio 2 diberikan pada saat usia 3 bulan.
  3. Polio 3 dapat diberikan pada saat usia 4 bulan.
  4. Dan yang terakhir diberikan pada saat usia sudah 18 bulan, sebagai dosis manintenance.

Cara Pencegahan Lainnya

Selain vaksinasi untuk mencegah penyakit polio, penting juga unutk mencegah penularan penyaki polio, yaitu dengan cara sebagai berikut:

  • Menggunakan masker bagi yang sakit ataupun yang sehat untuk mencegah penyakit polio dari kontak langsung yang dapat ditularkan melalui droplet.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Buang air besar di jamban.
  • Membiasakan hidup bersih dengan cara mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, mencuci tangan sesudah buang air besar dan mencuci tangan sesudah bermain.
  • Menjaga kebersihan makanan dan minuman.

Sebagian anak yang mengalami kelumpuhan karena Polomyelitis dapat kembali normal dan sebagian lagi dapat meninggal karena infeksi virus ini. Apabila ada tanda dan gejala yang dialami anak seperti diatas maka segera menghubungi petugas kesehatan.

Demikian artikel kesehatan tentang Cara Mencegah Polio Anak. Semoga bermanfaat ya.

Sumber

Baca juga : Manfaat Pisang Bagi Kesehatan Tubuh

Share on:

Leave a Comment