Sunday, April 5
Shadow

WASPADA ! BAHAYA OBESITAS SEBABKAN BEBERAPA PENYAKIT SERIUS

obesitas kelebihan berat badan

Waspada bahaya obesitas sebabkan beberapa penyakit serius – tahukah anda bahaya obesitas pada kesehatan? Obesitas adalah suatu kondisi dimana terjadi akumulasi lemak yang berlebihan sehingga dapat menyebabkan beberapa penyakit serius.

Baca juga : Inilah Penyebab Diabetes Melitus Tanpa Disadari

Untuk mengklasifikasikan kelebihan berat badan biasanya digunakan BMI (Body Mass Index). BMI adalah ukuran yang digunakan untuk mengetahui apakah berat badan seseorang sudah proporsional atau tidak.

Untuk mengukur BMI digunakan parameter berat badan dan tinggi badan dengan rumus BMI=Berat badan (kg) / Tinggi badan 2 (m 2 ). Pada orang dewasa WHO mendefinisikan kelebihan berat badan ketika BMI lebih besar atau sama dengan 25 dan dikatakan obesitas apabila BMI lebih besar atau sama dengan 30.

BMI dapat digunakan untuk semua jenis kelamin dan usia. Pada tahun 2016 angka kejadia obesitas pada orang dewasa yang berusia diatas 18 tahun yaitu 39% untuk pria, sedangkan untuk wanita yaitu 40%.

Secara global pada tahun 2016 angka kejadian obesitas pada popolasi orang dewasa diseluruh dunia mencapai 13%. Pada tahun 2016 Prevalesi obesitas yang terjadi di dunia meningkan menjadi tiga kali lipat dari tahun 1975.

Pada anak- anak usia 5-19 tahun kelebihan berat badan dan obesitas diperkirakan mencapai lebih dari 340 juta anak pada tahun 2016. Prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas meningkat secara drastis dari hanya 4% pada tahun 1975 dan pada tahun 2016 meningkat menjadi 18%.

Baca juga : Penyebab Hipoglikemia Dan Pencegahannya

Apa saja penyebab obesitas?

Obesitas dapat terjadi ketika terjadi ketidak-seimbangan energi antara kalori yang dikonsumsi dan kalori yang dikeluarkan sehingga terjadi penumpukan kalori didalam tubuh.

Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan obesitas:

1. Genetik

Obesitas dapat dipicu oleh faktor genetik, anak yang mempunyai orang tua dengan berat badan berlebih atau obesitas memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami obesitas.

Namun, hal ini tidak menjadi faktor tunggal terjadinya obesitas, ada faktor lain yang juga berpengaruh seperti kebiasaan mengkonsumsi makanan berlemak dan tinggi gula.

2. Makanan dengan kandungan gizi rendah

Mengkonsumsi makanan tidak sehat seperti junk food dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang memicu obesitas. Hal ini karena junk food biasanya mengandung kadar gula yang tinggi.

Tinggi kandungan garam, dan juga sangat tinggi lemak trans yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, sedangkan garam dan gula dibutuhkan oleh tubuh namun dalam jumlah yang sangat terbatas.

3. Kurangnya aktifitas fisik

Kurangnya aktifitas fisik dapat mempengaruhi perubahan pada berat badan. Pada era modern ini kita sangat dimanjakan dengan berbagai macam fasilitas sepeti adanya televisi, gadget, kendaraan, komputer, mesin cuci dan fasilitas lainnya.

Menjadikan kita malas untuk beraktivitas sehingga meminimalkan aktivitas fisik sehari-hari. Hal ini berdampak negatif terhadap kesehatan karena minimnya aktivitas fisik dalam jangka lama akan menyebabkan semakin sedikitnya kalori yang kita bakar, sehingga dapat terjadi penumpukan kalori dalam tubuh.

4. Jam tidur yang minimal

Tidak cukup tidur dapat menyebabkan obesitas dengan cara tubuh meproduksi Ghrelin (hormon yang merangsang nafsu makan) dan menekan produksi leptin (hormon yang menekan nafsu makan)

Baca juga : Penyebab Gagal Jantung Heart Failure

Dampak Buruk Obesitas

Peningkatan berat badan dan obesitas dapat menjadi faktor resiko penyakit tidak menular seperti:

1. Penyakit Kardiovaskular

Obesitas dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, jantung dan stroke.

Pada kondisi obesitas kadar TG, kolesterol total dan LDL akan meningkat, sehingga lambat laun akan terjadi penumpukan plak dalam pembuluh darah yang dapat menyempitkan pembuluh darah sehingga tekanan darah akan naik yang kemudian memicu hipertensi.

Plak didalam tubuh akan lebih berbahaya bila tidak stabil dan pecah sehingga pecahan tersebut akan berjalan mengikuti aliran darah dan akan terjadi penyumbatan pembuluh darah.

Apabila sumbatan terjadi di otak makan akan menyebabkan stroke tapi jika sumbatan terjadi di jantung akan terjadi penyakit jantung koroner.

2. Diabetes mellitus

Selain penyakit kardiovaskula obesitas juga dapat menyebabkan diabetes mellitus.

Pada kondisi obesitas biasanya seseorang mempunyai kecenderungan gaya hidup tak sehat seperti pola makan yan tidak baik sehingga kadar gula dalam darah meningkat.

Peningkatan kadar gula darah akan merangsang sekresi insulin, namun lambat laun karena pankreas dipaksa untuk menghasilkan insulin secara berlebihan dan terus menerus.

Maka kemampuan pankreas untuk mensekrsi insulin akan menurun, kemudian terjadi resisteni insulin dan kadar gula dalam darah akan tetap tinggi yang menyebabkan diabetes mellius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *