By | January 7, 2021
Pilihan Pencegahan Penyebaran Virus Corona Covid-19 Dilakukan Pemerintah

Penyebaran covid-19 yang tidak bisa dikontrol dengan mudah, menyebabkan pemerintah bahkan dunia kewalahan. Korban yang terus terpapar bahkan meninggal pun semakin hari semakin meningkat jumlahnya. Diperlukan banyak pilihan pencegahan penyebaran virus corona ini.

Setidaknya per 24 maret 2020 pukul 11.32 terdapat 380.249 orang terinfeksi dan 16.509 orang dinyatakan meninggal dunia. Berbagai pilihan dipilih untuk mengatasi virus corona oleh beberapa negara. Baca juga : UTBK SBMPT Ditunda Karena Virus Corona. Setidaknya ada 3 cara yang bisa dilakukan.

Pilihan Pencegahan Penyebaran Virus Corona

1. Lockdown

Pilihan ini dipilih oleh beberapa negara dan terbilang cukup efektif. Setidaknya ada 15 negara yang sudah menerapkan sistem lockdown. Baca juga: Langkah-Langkah Yang Dibutuhkan Ketika Virus Corona Menyerang

Sistem ini berupa pengisolasian warga di rumah masing-masing dan tidak boleh keluar jika tidak memiliki izin kerja, kesehatan atau orang sakit. Jika darurat seperti membeli bahan pokok bisa meminta izin kepada pihak berwanang.

Apabila melanggar akan dikenakan pasal dan dipenjara sesuai dengan hukuman masing-masing negara. Hal ini terbukti efektif bekerja di Wuhan, China.

Dalam hal ini Wuhan berhasil membantu dan memperlambat penyebaran covid-19 sekitar 80% ke luar China. Namun hal tersebut tidak berlaku pada dalam negeri China.

Dimana penyebaran masih saja terjadi dan tercatat hingga saat ini 81.171 pasien positif dan 3277 korban meninggal. Pada penutupan Wuhan, daerah lain belum sempat untuk ditutup sehingga penyebarannya menjadi merata.

Efek dari lockdown sendiri begitu besar dimana pekerja harian akan kesusahan dan ekonomi negara dipastikan akan mengalami penurunan. Baca juga: Sikap Terbaik Disaat Virus Corona Menjadi Wabah

2. Tes Massal Covid-19

Langkah yang paling efektif dan teruji dengan nyata ialah tes massal pada orang yang mungkin terpapar covid-19. Terbukti dengan penyebaran yang terkontrol oleh Korea Selatan. Baca juga: Rapid Test Belum Terbukti Mendeteksi Corona Virus

Negara tersebut setidaknya menguji 20.000 orang dalam sehari untuk mencegah penyebaran virus corona. Hampir 400.000 tes telah dilakukan sejauh ini dengan tanpa biaya alias gratis.

Bahkan, Pemerintah Korea Selatan juga telah menyiapkan sekitar 50 pusat pengujian drive-thru untuk meminimalisir kontak antara pasien potensial dengan staf medis.

Tersedia juga booth pemeriksaan dengan media komunikasi antara perawat dan pasien menggunakan telepon interkom, sehingga perawat tidak perlu berganti pakaian setiap memeriksa pasien.

Sehingga dengan kesadaran dan keselarasan masyarakat, grafik jumlah pasien akan menurun dan lama kelamaan virus akan hilang dengan sendirinya. Hal itulah yang menjadi kiblat dari Indonesia untuk bisa meniru Korea Selatan. Baca juga : Cara Mudah membuat Masker Untuk Pencegahan Covid-19

3. Herd Immunity

Herd Immunity merupakan sebuah proses dalam pembentukan kekebalan suatu kelompok. Cara ini dianggap lebih relevan dan bisa menyetop penyebaran covid-19.

Herd immunity sendiri pernah dianggap berhasil mengakhiri penyebaran zika pada tahun 2017 di Salvador, Brasil. Kekebalan kelompok ini disebut sebagai bentuk perlindungan secara tidak langsung dari penyakit menular contohnya yakni covid-19.

Namun, suasana ini akan tercipta jika sebagian besar populasi sudah kebal terhadap infeksi, hingga akhirnya bisa menciptakan perlindungan bagi individu yang tidak kebal. Baca juga: 5 Tips Meningkatkan Imunitas Tubuh

Tetapi, langkah ini terbilang tidak manusiawi sebab virus akan dibiarkan menyebar dan jika terjangkit dan sembuh maka akan menciptakan kekebalan tubuh yang tinggi.

Sehingga virus tidak menemukan inang yang bisa dihinggapi dan wabah akan hilang dengan sendirinya. Setidaknya langkah ini akan membiarkan banyak orang meninggal dan kira-kira hanya 50% dari populasi yang bisa hidup. Lihat juga : usir tikus apk

Leave a Reply