Mengenal Lebih Dalam Tentang Tikus – Jenis, Makanan, Sifat, Cara Membasmi

ub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Siapa yang tidak tahu tikus, setiap orang tentu tahu binatang kecil berbulu satu ini.

Bagi sebagian orang mungkin menganggap tikus sebagai hewan yang menjijikan karena dapat menimbulkan penyakit dan merusak rumah sehingga kehadiran tikus menimbulkan ketidaknyamanan bagi penghuni rumah.

Di kesempatan kali ini, kita akan mengenal lebih dalam tentang binatang satu ini.

Semua orang tentu mengenal nama hewan ini karena mungkin sering terlihat dimana-mana.

Namun, tidak semua orang mengetahui lebih dalam tentang binatang ini seperti jenis, habitat, makanan dan lain sebagainya.

Penting bagi kalian untuk mengenal lebih dalam binatang satu ini.

Untuk itu, mari simak penjelasan berikut ini.

Pengenalan Tikus

Tikus merupakan heran yang berukuran kecil atau sedang, memiliki ekor panjang dan berwarna abu kehitaman.

Tikus dikenal sebagai binatang mamalia yang paling sukses di dunia karena memiliki ketahanan yang menjadi salah satu spesies paling disukai hewan lain seperti kucing, hewan reptil, elang, anjing, arthropoda dan berbagai hewan lainnya.

Tikus menjadi hewan yang paling sering diburu sehingga tikus mampu beradaptasi dilingkungan manapun, khususnya di tempat yang terdapat sumber makanan.

Tikus dinilai mampu berkembang biak dengan cepat.

Pasalnya, satu tikus betina mampu berkembang biak hingga 5-10 liter per tahunnya dengan rata-rata 6-8 bayi per serasah.

Sehingga jika ada 6 keluarga tikus maka dapat berkembang biak 60 selama 3 bulan sekali.

Jenis-jenis Tikus dan Habitatnya

Perlu kalian ketahui, bahwa ternyata tikus juga memiliki jenis yang berbeda-beda.

Tikus memiliki 3 jenis yakni tikus got, tikus atap dan tikus nyingnying.

Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Tikus Got

Siapa yang tidak tahu jenis tikus satu ini, yakin sudah semua kenal dengan tikus satu ini.

Tikus got merupakan tikus yang pertama kali ada di Amerika pada tahun 1775.

Kemudian tikus ini terbawa oleh kapal dagang dari Eropa dan tersebar ke seluruh dunia.

Tikus Got terkenal sebagai tikus terkuat dan cukup agresif karena tikus ini bisa melindungi diri di iklim manapun sehingga kekebalan tubuh tikus ini dinilai cukup kuat dibandingkan dengan jenis tikus lainnya.

Tikus got memiliki berat tubuh sebesar 200 –  250 gram.

Dimana ciri-ciri tikus ini memiliki bulu yang cukup kasar, berekor pendek dan memiliki telinga yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis tikus lainnya.

Tikus got biasa berhabitat di got bangunan, sarang bawah atap, pohon, kebun hingga hutan.

  • Tikus Atap

Jenis tikus satu ini merupakan salah satu jenis tikus yang biasanya tinggal di atap rumah.

Selain tikus atap, tikus ini seringkali disebut sebagai tikus kapal atau tikus abu-abu karna warnanya yang menyerupai abu-abu kehitaman.

Tikus ini memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dengan tikus got.

Tikus ini memiliki berat 150 – 250 gram. Akan tetapi, sistem reproduksi tikus ini sama halnya dengan tikus got.

Tikus atap tergolong sebagai tikus vegetarian atau tidak memakan daging.

Tidak seperti namanya, tikus atap berhabitat di liang tanah, atau bahkan di gedung, saluran air dan tempat lainnya.

  • Tikus Nyinying

Tikus nyinying dikenal sebagai tikus rumahan.

Tikus jenis ini awalnya berkembang di Asia Tenggara dan mulai menyebar dari Iran kemudian ke Rusia dan ke seluruh dunia.

Tikus jenis ini memiliki tubuh mungil dimana beratnya hanya 50 – 100 gram saja.

Ciri dari tikus nyinying adalah memiliki daun telinga yang lebih lebar, bulunya halus dan ekornya lebih panjang daripada tubuhnya.

Tikus nyinying makan makanan seperti biji-bijian, serangga dan makanan apapun.

Menariknya, tikus ini mampu beradaptasi dengan baik bahkan di cuaca ekstrim sekalipun.

Jika kalian penasaran dengan tikus jenis ini, kalian bisa menemukannya di sekitaran rumah seperti gudang, laci, lemari atau bahkan lemari es.

Panjang tubuh tikus nyinying ini sekitar 6 – 10 cm. Tikus ini memiliki ciri moncong yang runcing, telinga besar dan mata kecil.

Warna tikus ini yakni cokelat muda dan abu-abu tua.

Hanya saja, tikus jenis ini hanya mampu bertahan hidup hingga 9 sampai 12 bulan saja.

Makanan Tikus

Tikus umumnya dikenal sebagai binatang omnivora alias pemakan segalanya.

Namun, terlepas dari itu, mereka juga memakan apapun yang mereka temukan untuk keberlangsungan hidupnya.

Tikus dikenal sebagai binatang yang memiliki indera penciuman dan perasa yang tajam saat mencari makanan.

Itu sebabnya tikus mampu memperoleh makanan dengan jarak yang cukup jauh.

Indera perasa tikus mampu melakukan pemeriksaan kualitas pada makanan yang hendak mereka makan.

Lidah tikus dinilai mampu membantu mereka untuk membedakan kategori rasa seperti halnya manusia yang mampu merasakan manis, asam, asin, pahit hingga gurih.

a-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Indera perasa yang dimiliki tikus mampu membuat mereka memahami mana makanan yang baik dikonsumsi dan makanan mana yang tidak baik untuk mereka konsumsi.

Untuk makanan kesukaan tikus tergantung dengan dimana mereka tinggal.

Meski mereka makan segala hal yang ditemukan, bukan berati mereka memakan semuanya.

Mereka memiliki prefensi dalam memilih makanan yang layak mereka konsumsi.

Jika tikus berada di alam liar, maka tikus akan menjadi binatang vegetarian seperti memakan biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan hingga sayuran.

Namun, jika tikus berada di daerah perkotaan atau di dalam rumah, maka tikus biasa memilih semua makanan untuk mereka konsumsi.

Dimana makanan ini merupakan makanan yang mengandung lemak tinggi, protein dan gula seperti daging, ikan, buah-buahan, roti dan lain sebagainya.

Sifat dan karakteristik Tikus

Pernahkah kalian sadari bahwa tikus juga memiliki sifat dan karakteristik tertentu?

Ya, tikus memiliki karakteristik yang bisa membuat kalian kaget seperti berikut ini:

  • Mampu berkembang biak dengan cepat

Tikus dikenal sebagai hewan yang mampu berkembang biak dengan cepat.

Pasalnya, satu perkawinan tikus bisa menghasilkan 5-10 liter per tahunnya dengan rata-rata memiliki 8 bayi tikus per serasah.

Apabila terdapat 6 keluarga tikus maka sudah pasti tikus berkembang biak menjadi 60 selama 3 bulan sekali.

  • Bisa membuat kita sakit

Tahukah kalian bahwa tikus juga memiliki racun?

Jadi, mulai saat ini kalian harus berhati-hati dengan binatang satu ini.

Racun tikus rumah memang tidak sebahaya tikus jenis lainnya.

Namun tetap saja tikus mampu memberikan penyakit seperti hantavirus, listeria dan salmonellosis melalui air kencing, kotoran atau air liurnya.

Terdengar menggelikan namun kalian harus memahami ini.

  • Bisa menghancurkan rumah

Bisakah tikus menghancurkan rumah kita?

Jawabannya tentu bisa. Mungkin tikus dinilai sebagai hewan kecil spele yang mudah ditangkap.

Namun siapa sangka tikus bisa menghancurkan rumah kita. Kok bisa?

Hal ini dikarenakan tikus suka mengunyah kabel saat mereka berada di dinding dan loteng.

Saat loteng atau dinding rumah kalian penuh kabel, maka bisa saja mereka menggigit kabel tersebut hingga terjadi kebakaran.

Mengapa tikus melakukan hal tersebut?

Hal ini bertujuan untuk menjaga gigi mereka agar tetap pendek.

Atau mungkin mereka melakukan hal tersebut karena merasa terhalangi jalannya saat menuju suatu tempat.

Selain itu, tikus mampu mengunyah beton lunak, kayu, karet, pipa plastik dan bahan lainnya.

  • Selera makan yang tinggi

Tikus dinilai memiliki selera makan yang tinggi meski mereka memiliki tubuh yang mungil.

Bahkan mereka bisa makan hingga 15 – 20 kali dalam sehari.

  • Masa hidup yang relatif singkat

Meski demikian, tikus biasanya hidup hanya berkisar 9 sampai 12 bulan.

Namun mereka bisa hidup kurang dari usia tersebut karena banyaknya predator lain pemangsanya seperti kucing, rubah dan ular. 

Keuntungan dan kerugian dari hadirnya Tikus

Bicara mengenai keuntungan dan kerugian dari hadirnya tikus, mungkin akan lebih dominan pada kerugiannya saja.

Tentu saja mengingat penjelasan di atas sudah pasti kerugian yang diakibatkan kehadiran tikus lebih banyak daripada keuntungannya.

Keuntungan dari hadirnya tikus yakni sebagai berikut:

  • Menstabilkan ekosistem
  • Mampu melacak ranjau
  • Bisa dijadikan media percobaan bagi peneliti

Kerugian dari hadirnya tikus yakni sebagai berikut:

  • Mampu merusak dan mencemari makanan dirumah
  • Merusak bangunan dan perabotan rumah
  • Mencemari barang yang terdapat dirumah
  • Menimbulkan kerusakan dirumah
  • Bangkainya yang suka sulit ditemukan mengganggu penciuman manusia
  • Merusak saluran air dan kabel dirumah

Cara membasmi Tikus

Siapa yang suka dengan binatang tikus?

Tentu hampir semua tidak suka dengan kehadiran tikus karena binatang ini dinilai sebagai binatang yang membawa masalah dan sumber penyakit.

Sehingga berbagai cara dilakukan untuk membasmi tikus.

Perlu diketahui untuk membasmi tikus, kalian bisa mencoba cara alami dan non alami.

Cara ini dinilai cukup ampuh dalam membasmi tikus diantaranya seperti berikut:

Cara Alami
Cara sederhana yang bisa kalian lakukan untuk mengusir tikus adalah dengan bahan alami sebagai berikut yang bisa kalian temukan dirumah seperti:

  • Kopi : karena aromanya merusak penciuman tikus sehingga tikus tidak suka dengan aroma kopi
  • Cengkeh : aroma cengkeh yang khas sangat tidak disukai oleh tikus
  • Merica : aroma merica memang sangat menyesakkan bahkan tikus pun tidak suka dengan aroma merica
  • Irisan bawang : tidak hanya manusia, bahkan tikus tidak suka dengan aroma bawang.
  • Kulit durian : jika dirumah ada kulit durian, maka bisa kalian gunakan untuk membasmi tikus
  • Bubuk cabai : tikus tidak suka dengan aroma pedas sehingga bubuk cabai bisa kalian gunakan untuk membasmi binatang satu ini
  • Buah mengkudu : buah mengkudu dinilai memiliki rasa pahit bahkan tikus pun tidak suka dengan rasanya

Cara Non-Alami
Selain cara alami, ada cara non alami yang bisa kalian coba untuk membasmi tikus seperti:

  • Menggunakan kapur barus.
  • Menggunakan lem tikus.
  • Deterjen yang dicampur dengan senyawa amonia.
  • Jebakan tikus.

Itulah penjelasan lebih dalam untuk mengenal tikus.

Kehadiran tikus memang tidak menyenangkan dan sangat merugikan bila sudah dirumah.

Untuk itu sebisa mungkin kita menjaga rumah agar tidak didatangi tikus.

Agar rumah kita tidak menjadi sarang tikus, maka sebaiknya terus menjaga kebersihan rumah setiap hari.

Dan pastikan jika rumah kalian dalam keadaan bersih sebelum tidur karena tikus dinilai mencari makan pada malam hari.

Sumber : Cara Mengatasi Tikus Dengan Kamper Alami

k" data-ad-client="ca-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

You may also like...

Leave a Reply