3 Tips menurunkan kolesterol secara alami Tanpa Obat

ub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

3 Tips menurunkan kolesterol secara alami

1. Mengkonsumsi makanan yang sehat

Mengkonsumsi makanan yang sehat
Diet Food Makanan Bergizi Pict by pexels.com

Mengurangi konsumsi minyak jenuh

Mengkonsumsi makanan yang sehat menjadi salah satu kunci untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Beberapa cara untuk menurunkan kolesterol dengan pola makan sehat yaitu dengan mengurangi konsumsi minyak jenuh yang banyak ditemukan dalam daging merah dan produk susu dengan lemak tinggi

Makanan tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol total dalam tubuh. Manfaat mengurangi konsumsi lemak jenuh adalah dapat menurunkan LDL (low-density lipoprotein) yang sering kita sebut lemak jahat.

Baca juga : Temukan Disini Cara Menurunkan Obesitas Dengan Cepat

Mengurangi konsumsi lemak trans

Selain mengurangi konsumsi minyak jenuh hindari konsumsi lemak trans, lemak trans biasanya digunakan dalam margarin dan biskuit, kerupuk dan makanan yang banyak beredar dipasaran.

Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol secara keseluruhan. Selanjutnya mengkonsumsi makanan yang kaya omega-3 yang memiliki manfaat untuk jantung dan pembuluh darah seperti dapat menurunkan tekanan darah.

Rutin makan makanan berserat tinggi

Meningkatkan makanan tinggi serat yang larut air, serat larut air dapat mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus. Makan ini termasuk outmeal, kacang-kacangan, biji-bijian, apel, pir dan beberapa buah serta sayur lainnya.

2. Berolahraga dan meningkatkan aktifvitas fisik

Berolahraga dan meningkatkan aktifvitas fisik
Rutin Olahraga Pict by pexels.com

Olah raga dapat membantu dalam menurunkan kolesterol. Olah raga setidaknya dilakukan 30 menit dalam sehari dan lima kali dalam semingu. Olahraga juga dapat menurunkan berat badan.

Selain berolah raga aktivitas fisik dapat kita lakukan untuk menurunkan berat badan seperti, melakukan pekerjaan rumah, bersepeda dan melakukan jalan kaki ringan.

3. Berhenti merokok

Berhenti merokok
Stop Merokok Pict by pexels.com

Merokok dapat meningkat resiko terkena penyakit kardiovaskuler seperti, penyakit jantung dan stroke. Merokok dapat menurunkan kadar HDL dalam darah, dimana HDL atau yang dikenal dengan lemak baik bermanfaat untuk mengangkut kolesterol yang sudah tidak digunakan didalam darah untuk dikembalikan ke liver.

a-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Selain dapat menurunkan kadal HDL merokok dapat meningkatkan koagulabilitas darah dan dapat merusak endotel sehingga dapat memicu terbentuknya aterosklorosis dalam pembuluh darah.

Berikut manfaat berhenti merokok

  • Dalam 20 menit berhenti merokok dapat menurunkan tekanan darah dan dapat memulihkan detak jantung yang abnormal.
  • Dalam 3 bulan berhenti merokok sirkulasi darah dan paru-paru akan membaik.
  • Dalam setahun berhenti merokok resiko terserang penyakit jantung akan akan hampir 50%.
  • Orang yang berhenti merokok memiliki 30% angka kematian lebih rendah dibandingkan orang yang merokok .

Apa itu kolesterol ?

Apa itu kolesterol
Cholesterol Pict by istock.com

Pada dasarnya apabila kadar kolesterol berada dalam batas normal kolesterol bermanfaat bagi tubuh untuk membantu memproduksi vitami D, sejumlah hormon, asam empedu, serta untuk membentuk sel-sel yang baru.

Meskipun keberadaan kolesterol berguna untuk tubuh, kadar dalam jumlah yang terlalu tinggi dapat mimiliki efek sebaliknya, yaitu dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. Untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dapat mengunakan obat-obatan seperti golongan statin dan fibrat.

Merubah lifestyle

Merubah lifestyle
Gaya Hidup Sehat Pict by pexels.com

Namun, merubah lifesyle dapat juga menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kolesterol tidak dapat larut dalam lemak, sehingga liver memproduksi lipoprotein untuk mendistribusikan kolesterol ke seluruh tubuh.

Lipoprotein yang utama yaitu LDL (low-density lipoprotein), LDL berfungsi untuk membawa kolesterol dari liver ke seluruh tubuh melalui pembuluh arteri, namun apabila kadar kolesterol terlalu tinggi maka akan menumpuk di dinding arteri.

Lipoprotein yang kedua adalah HDL (high-density lipoprotein),HDL berfungsi mengembalikan kolesterol berlebih untuk dibawa kembali ke liver. Dalam kehidupan sehari-hari LDL sering kita kenal dengan kelosterol jahat dan HDL disebut sebagai kolesterol baik.

Selain LDL dan HDL tubuh juga mempunya TG (trigliserida). TG ini terbentuk ketika tubuh akan mengubah sisa kalori yang tidak terpakai. Oleh karenanya, ketika tubuh mendapatkan asupan kalori yang sangat tinggi maka kadar TG juga akan tinggi, kondisi ini juga berpengaruh terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Parameter yang sering digunakan untuk mengukur kolesterol adalah kadar koleterol total, HDL, LDL, dan trigliserida.

Nilai normal kolesterol total adalah kurang dari 200mg/dL, HDL normal 60 mg/dL atau lebih, LDL normal 100mg/dL, sedangkan kadar trigliserida normal adalah kurang dari 150 mg/dL.

Sumber

  • Aaronson, P.I., Ward, J.P.T. 2010. Sistem Kardiovaskular. At a Glance edisi ketiga.Jakarta. Erlangga,
  • Anh L. Bui, Tamara B. Horwich, Gregg C. Fonarow, 2011. Epidemiology and Risk Profile of Heart Failure. Nat Rev Cardiol. Vol. 8.
  • Anonim. https://www.mayoclinic.org/diseases-condition//high-colesterol/in-depth/reduce- cholesterolart-20045935.diakses tanggal 7 maret 2020.
  • Anonim, https://www.healthline.com/nutrition/low-cholesterol-diet. Diakses tanggal 7 maret 2020
k" data-ad-client="ca-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

You may also like...

Leave a Reply