Peluang Usaha

3 Jenis Usaha Fotografi Paling Diminati Dan Menguntungkan

3 Jenis usaha fotografi sangat cocok untuk Anda. Kenapa? Fotografi sejak dulu sudah dikenal dan digunakan oleh banyak orang untuk berbagai kepentingan. Kebutuhan orang terhadap fotografi untuk mengabadikan momen dalam hidup, selalu meningkat setiap harinya.

Oleh karena itu, bisnis fotografi menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati, selama masih adanya manusia yang membutuhkan jasa fotografer, untuk mengabadikan momen dalam hidup mereka.

Lihat juga : Strategi Sukses Menjalankan Bisnis Laundry, Modal Kecil Untung Besar

3 Jenis Usaha Fotografi Paling Diminati dan Menguntungkan

Dunia fotografi dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Berikut ini adalah beberapa jenis bisnis fotografi, yang dapat dijadikan ide usaha fotografi Anda. Yakni:

  1. Foto Studio Digital
  2. Fotografer Freelance
  3. Kursus Fotografi

Ternyata 3 jenis bisnis fotografi memang banyak diminati saat ini. Mari kita mulai pembahasannya satu per satu ya.

1. Foto Studio Digital

Jasa foto studio digital sudah ada sejak dulu. Foto studio digital biasanya digunakan untuk mencetak pas foto pribadi berukuran 3×4 dan 4×6.

Kini, bisnis jasa foto studio digital ini memiliki prospek yang bagus, karena adanya kebutuhan terhadap pas foto untuk berbagai kebutuhan. Salah satunya, pas foto untuk dokumen-dokumen sekolah, ataupun untuk melamar pekerjaan.

Untuk itu, bisnis fotografi ini harus memiliki peralatan yang memadai. Yang pertama, kamera yang memiliki kualitas baik. Kamera yang sebaiknya, digunakan memiliki resolusi minimal di atas 5 mega pixel, untuk menghasilkan foto yang tajam.

Kedua, melengkapi peralatan lain untuk bisa menghasilkan kualitas foto studio yang baik. Peralatan lain selain kamera yang dibutuhkan untuk foto studio yaitu lampu studio, reflektor, dan alat-alat bantu untuk foto studio lainnya.

Lihat juga : Mengintip Prospek Usaha Jasa Edit Video

Foto Studio Digital | Usaha Fotografi
Photo by Harrison Haines from Pexels

Modal Usaha Foto Studio Digital

Sebelum Anda membuka jasa foto studio, sebaiknya Anda melakukan perhitungan untuk modal yang dibutuhkan. Berikut ini adalah perkiraan modal usaha untuk usaha foto studio.

  • Kamera: Rp 5.000.000
  • Biaya sewa tempat: Rp 1.000.000 per bulan
  • Perlengkapan lainnya (latar foto, studio, dan lain-lain): Rp 10.000.0000
  • Biaya promosi: Rp 1.000.000 (nominalnya bebas sesuai dengan kemampuan Anda)
  • Karyawan: Rp 750.000/orang

5 Tips Menjalankan Bisnis Foto Studio

  1. Sediakanlah portfolio yang meyakinkan calon customer Anda. Foto yang bagus akan menghasilkan kepercayaan customer yang tinggi juga.
  2. Sediakan peralatan yang berkualitas baik. Peralatan fotografi yang berkualitas akan menghasilkan jepretan foto yang juga berkualitas, sehingga akan memberikan kepuasan kepada pelanggan.
  3. Carilah tempat sewa studio yang tidak terlalu mahal, agar tidak memberatkan modal usaha Anda. Pada tahap merintis usaha foto studio, Anda bisa mencari tempat sewa studio yang kecil. Bisa dengan menyewa apartemen atau ruko, yang memiliki luas area yang kecil, dan harga sewa yang tidak terlalu mahal.
  4. Carilah target calon customer yang sesuai dengan jasa Anda. Jika Anda ahli dalam foto momen yang sifatnya resmi seperti pas foto, maka target customer Anda adalah para pelajar, ataupun pekerja yang membutuhkan pas foto. Jika Anda ahli dalam foto dengan tema ceria, maka target customer Anda yang sesuai, yaitu untuk kebutuhan acara seperti pernikahan, ulangtahun, lamaran, dan wisuda.
  5. Bekerjasamalah dengan pihak yang berhubungan dengan usaha foto studio Anda. Jika Anda menyediakan jasa foto studio untuk keperluan wisuda, maka Anda dapat bekerjasama dengan pihak sekolah atau universitas. Anda juga bisa memberikan penawaran spesial seperti promo potongan harga yang bisa membuat usaha foto studio Anda dipromosikan oleh mulut ke mulut.

Lihat juga : Cara Memulai Usaha Sayuran untuk Pemula

2. Fotografer Freelance

Jika Anda ingin membuat usaha foto namun tidak memiliki dana untuk menyewa tempat foto, maka fotografer freelance bisa menjadi pilihan yang tepat.

Fotografer Freelance | Usaha Fotografi
Photo by George Milton from Pexels

Modal Fotografer Freelance

Fotografer freelance hanya membutuhkan modal berupa kamera, laptop/komputer, dan juga portfolio yang bagus untuk meyakinkan calon klien.

Jenis kamera yang digunakan bebas, tergantung pada skill fotografi Anda. Sesuaikan juga tarif jasa foto Anda dengan kualitas foto yang Anda hasilkan.

Sebagai fotografer freelance, Anda dapat melakukan promosi. Salah satunya, melalui media sosial seperti Instagram untuk menawarkan jasa foto Anda secara efektif. Bekerjasamalah juga dengan studio-studio foto yang ada.

Lihat juga : 5 Tips Beriklan di Instagram

Selain itu, Anda juga bisa menjual hasil foto Anda secara online. Anda bisa memasang hasil foto Anda pada situs-situs penyedia foto berkualitas, seperti Pexels, Freepik, Pixabay, dan lain-lain. Dengan demikian, bisa memberikan income tambahan untuk Anda.

4 Jenis Fotografer Freelance

Fotografer freelance bisa dibebedakan menjadi beberapa jenis tergantung dengan objek yang difotonya. Setiap jenis fotografer memiliki keunikan dan ciri khas fotonya tersendiri.

1. Fotografer Prewedding / Wedding

Fotografer untuk kebutuhan prewedding ataupun wedding sangatlah populer dan dibutuhkan oleh banyak orang. Biasanya , usaha jasa ini bekerjasama dengan event organizer, untuk melakukan sesi pemotretan.

Di bisnis ini, sang fotografer harus mampu menghadirkan suasana ceria, atau bahagia untuk calon pasangan mempelai.

Pelajari gaya fotografi yang diperlukan dari berbagai referensi. Sebagai contoh, anda bisa mengatur perpaduan antara angle foto, lighting, gerakan atau ekspresi dari pasangan mempelai yang difoto, untuk menghasilkan momen yang hidup.

2. Fotografer Makanan

Usaha fotografi untuk objek berupa makanan, biasanya menggunakan kamera dengan fokus yang tinggi. Ini sifat wajib, agar menonjolkan resolusi foto makanan yang tajam, dan tampak jelas detailnya.

Gaya foto juga harus dapat menimbulkan kesan lezat, atau nikmat ketika dilihat oleh orang. Terutama calon pembeli. Permainan seperti properti foto, teknik angle dan lighting menjadi kunci penting. Supaya menghasilkan kualitas foto makanan yang hidup.

Teknik fotografi makanan, biasanya menggunakan prototipe makanan. Dimana, akan menghasilkan kualitas foto yang lebih hidup.

Anda dapat mempelajari teknik ini melalui berbagai sumber, seperti Youtube maupun internet, untuk memperkaya pengetahuan Anda.

3. Foto Company Profile Perusahaan

Jasa fotografi untuk company profile perusahaan juga memiliki peluang yang sangat baik. Banyak perusahaan yang menggunakan jasa fotografer freelance untuk pengambilan foto profil perusahaan.

Mulailah dari sekarang, membuat portfolio yang rapi, dan menjalin relasi dengan calon-calon klien, yang berpotensi untuk menjadi klien Anda.

Persaingan usaha jasa fotografi ini cukup ketat, pastikan portfolio Anda menunjukkan skill yang sesuai dengan standart yang diinginkan.

4. Foto Model untuk Majalah

Di bidang usaha fotografi model majalah memiliki style yang bervariasi, tergantung pada bidang majalah yang melakukan pemotretan.

Seringlah melakukan riset dari berbagai sumber referensi untuk menemukan gaya khas fotografi Anda.

5 Tips Menjalankan Bisnis Fotografer Freelance

Supaya bisa menjadi seorang fotografer freelance yang sukses, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti.

  1. Temukan target konsumen yang tepat. Sebagai seorang fotografer freelance, Anda bekerja sendiri dengan menggunakan nama Anda sendiri sebagai brand yang ditawarkan kepada konsumen. Temukan siapa calon konsumen yang sesuai dengan gaya foto Anda.
  2. Tentukan keunikan fotografi Anda. Anda harus mampu menawarkan kelebihan dari pesaing. Yang membuat calon klien Anda tertarik dengan jasa fotografi Anda. Banyak-banyaklah melihat referensi dari berbagai sumber. Bisa melalui internet, media sosial, dan kompetitor Anda, untuk menentukan keunikan gaya fotografi Anda.
  3. Jual hasil foto Anda ke platform digital. Selain menjual jasa fotografi, Anda juga bisa menjual hasil jepretan Anda ke platform online, untuk menukarkannya dengan uang. Ada banyak sekali platform online yang menukar hasil foto berkualitas, dengan uang seperti Pexels, Pixabay, Shutterstock, dan lain-lain. Lihat juga : Tempat Download Foto Gratis Tanpa Melanggar Hak Cipta.
  4. Bergabunglah dalam event organizer yang membutuhkan fotografer, untuk berbagai acara dan juga Anda dapat menambah relasi untuk bisnis fotografi Anda.
  5. Buatlah portfolio yang rapi dan bagus. Portfolio fotografi Anda adalah aset berharga, yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan klien baru. Anda juga dapat membuat website untuk menampung hasil portfolio fotografi Anda, agar memudahkan ketika dilihat oleh calon klien Anda. Jangan kelupaan, Inilah Cara Mendaftar Situs Ke Mesin Pencari Google.

Baca juga : Terapkan Strategi Trading ini Agar Cepat Untung

3. Kursus Fotografi

Anda bisa membuka kursus fotografi secara online, dengan harga yang terjangkau untuk promosi di awal. Anda juga bisa mengunggah kursus fotografi Anda ke YouTube. Untuk dijadikan konten yang nantinya bisa dimonetisasi. Sehingga, dapat mendatangkan pendapatan pasif melalui Ads atau iklan jika ramai pentonton.

Kursus Fotografi | Usaha Fotografi
Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Modal Usaha Kursus Fotografi

Modal yang dibutuhkan untuk membuka kursus fotografi tidak terlalu banyak. Modal ini digunakan untuk membeli peralatan.

Yang pertama, yaitu kamera DSLR. Kamera ini digunakan untuk keperluan fotografi. Kedua, kamera yang Anda gunakan untuk melakukan shooting, atau perekaman jika kursus Anda adalah kursus online.

Modal selanjutnya yaitu materi kursus yang terstruktur dan profesional. Sebagai pemberi kursus, Anda harus mempersiapkan materi kursus untuk para murid kursus. Persiapkan materi sebaik mungkin agar peserta kursus fotografi Anda merasa puas.

Jika Anda mengadakan kursus fotografi secara online, maka Anda juga membutuhkan peralatan untuk melakukan shooting proses Anda mengajar kursus seperti kamera, tripod, lampu, dan peralatan tambahan lainnya.

4 Tips Menjalankan Bisnis Kursus Fotografi

  1. Berikan materi yang berkualitas dan layak untuk peserta kursus Anda. Materi kursus yang baik adalah materi yang telah dicoba sendiri, dan memiliki hasil yang nyata. Anda bisa mengajarkan teknik-teknik fotografi dari fotografer profesional. Misalnya supaya para peserta kursus melihat contoh nyata dari materi kursus yang Anda ajarkan.
  2. Lakukan pemasaran usaha kursus Anda dengan menggunakan berbagai platform digital. Saat ini pemasaran suatu bisnis dilakukan dengan menggunakan digital marketing, yang memanfaatkan berbagai macam platform seperti media sosial, wesbite, dan juga YouTube. Gunakan semua media yang ada untuk menjangkau target market Anda.
  3. Berikan penawaran yang menarik kepada peserta kursus. Penawaran spesial seperti konsultasi dan sertifikat kursus gratis, bisa menjadi contoh bentuk penawaran yang menarik untuk target market Anda.
  4. Lakukan riset harga kursus kompetitor Anda. Sebagai pemula dalam bisnis kursus fotografi, Anda harus mengetahui harga pasaran dari kompetitor Anda yang sudah ada, sehingga Anda dapat menetapkan harga yang realistis.

Baca juga : Cara Menjalankan Bisnis Pangkas Rambut untuk Pemula

9 Peralatan Usaha Fotografi

Usaha fotografi membutuhkan peralatan khusus, yang dibutuhkan untuk menghasilkan foto yang berkualitas baik. Berikut ini adalah beberapa peralatan fotografi, yang wajib dimiliki oleh seorang fotografer. Yakni:

  1. Kamera DSLR Pro Level
  2. Lensa
  3. Laptop / PC
  4. Hardisk Eksternal
  5. Filter Lensa
  6. Background
  7. Lampu Tambahan
  8. Tripod
  9. Shutter Release

Wow, ternyata banyak juga peralatan yang dibutuhkan di bisnis fotografi ya. Mari, kita bahas satu per satu ya.

Peralatan Usaha Fotografi
Photo by Andrew Neel from Pexels

1. Kamera DSLR pro level

Kamera yang digunakan untuk fotografi biasanya adalah kamera yang bisa menghasilkan resolusi foto yang tinggi dan tidak pecah. Kamera DSLR adalah kamera yang paling sering digunakan oleh para fotografer profesional.

Kamera DSLR mampu menghasilkan kualitas foto yang tinggi karena adanya sensor full-frame sehingga dapat menghasilkan foto yang berkualitas tajam.

Harga kamera DSLR cukup mahal karena fitur yang dimilikinya. Untuk harga kamera DSLR biasanya dimulai dari harga 5 juta Rupiah ke atas.

Merk kamera DSLR ada banyak dan setiap fotografer menggunakan merk yang berbeda-beda. Merk kamera DSLR yang paling sering digunakan oleh fotografer yaitu Canon dan Nikon.

2. Lensa

Peralatan selanjutnya untuk fotografi yaitu lensa. Kamera DSLR yang Anda miliki harus dilengkapi oleh lensa untuk menghasilkan fokus foto yang baik.

Lensa fotografi ada beberapa jenis yaitu:

  1. Lensa makro. Lensa ini berguna memfokuskan detil dari suatu objek. Biasanya, digunakan untuk memotret objek, atau benda yang berukuran kecil dan sulit difoto dengan kamera biasa. Seperti serangga, tetesan embun, gemercik air, dan objek kecil lainnya. Merk lensa makro berbeda-beda mengikuti merk kamera yang digunakan. Merk yang paling populer digunakan oleh fotografer yaitu Canon, Sony, dan Nikon dengan kisaran harga mulai dari 1 juta Rupiah.
  2. Lensa telephoto. Lensa ini digunakan untuk memotret objek dari jarak yang sangat jauh, ataupun untuk memperbesar, atau zoom suatu objek. Biasanya, digunakan oleh fotografer untuk memotret objek yang diamati dari jauh. Seperti pertandingan bola, fenomena bulan purnama, dan lain-lain. Lensa tele yang paling sering digunakan oleh fotografer yaitu Fujifilm, Canon, Sony, dan Nikon yang dijual mulai dari harga 4 juta Rupiah.
  3. Lensa kit. Merupakan lensa bawaan dari kamera DSLR, yang akan didapatkan ketika Anda membeli kamera. Lensa kit memiliki kemampuan focal length 18 sampai 55 mm. Lensa ini cocok untuk fotografer pemula, karena lensa ini membantu pemula untuk mengatur angle dengan cara yang mudah dan fleksibel. Diafragma dari lensa kit dapat menyesuaikan dengan tingkat zoom yang digunakan, sehingga memudahkan pemula yang masih mengalami kesulitan dalam pengaturan angle foto.
  4. Lensa wide. Lensa ini dijuluki juga sebagai lensa dengan sudut pandang lebar. Memiliki kemampuan untuk menangkap semua objek dalam satu frame dalam sekali jepret. Sangat cocok digunakan untuk menjepret foto-foto yang dilakukan di alam terbuka, seperti untuk kepentingan traveling misalnya.
  5. Lensa fixed. Sering disebut lensa prime yang mampu melakukan zooming dengan satu focal length. Focal length berfungsi untuk membuka diafragma dengan ukuran yang sangat besar. Bukaan diafragma yang besar berguna untuk membuat objek foto menjadi fokus dan menonjol, dengan background yang blur atau disebut juga dengan efek bokeh.
  6. Lensa fisheye. Lensa ini akan memberikan efek foto yang memiliki sudut pandang hingga 180 derajat, atau memiliki efek cembung. Merk lensa fisheye yang sering digunakan oleh fotografer antara lain yaitu Meike MK-6,5 mm F2.0 dengan harga 1,8 juta rupiah, Pentax DA 10-17 mm mulai dari harga 4,7 juta rupiah, Panasonic Lumix G Fisheye Lens 8 mm dengan F3.5 Micro Four Thirds dengan harga 9,9 juta rupiah, dan Nikon AF Fisheye-Nikkor 16 mm f/2.8D dengan harga mulai dari 11 juta rupiah.

3. Laptop Spek Tinggi

Laptop seorang fotografer harus memiliki spesifikasi yang tinggi. Karena akan memudahkan Anda untuk mengedit, dan juga menyimpan kualitas foto yang tinggi.

Minimal memiliki kecepatan 2,4 Ghz, RAM 4 GB, dan kartu grafis setara Nvidia GeForce.

Selain itu, laptop harus kompatibel dengan aplikasi pengeditan foto seperti Adobe Photoshop.

Merk laptop yang biasanya terkenal digunakan oleh fotografer yaitu Macbook Pro dengan harga sekitar 34 juta rupiah, HP ZBook Studio x360 G5 dengan harga 37 juta Rupiah, Lenovo ThinkPad X1 Yoga dengan harga 23,2 juta rupiah

4. Harddisk Eksternal

Harddisk eksternal akan memberikan Anda memori cadangan lebih pada laptop yang Anda gunakan. Foto dalam jumlah banyak, akan memberatkan kinerja laptop yang Anda gunakan untuk menyimpan dan mengeditnya. Sehingga diperlukan tambahan tempat penyimpanan yaitu berupa harddisk eksternal.

Harddisk eksternal memiliki beberapa macam ukuran kapasitas penyimpanan. Sesuaikan ukuran kapasitas penyimpanan harddisk dengan kebutuhan Anda. Salah satu merk harddisk yang populer digunakan oleh banyak orang yaitu WD My Passport Ultra 4 TB dengan harga sekitar 2 juta rupiah.

5. Filter Lensa

Filter lensa berfungsi untuk melindungi lensa dari goresan atau kotoran. Supaya foto yang dihasilkan tidak menjadi blur atau jelek.

Filter lensa yang biasa digunakan oleh fotografer ada beberapa jenis. Yang pertama, filter ND yang berfungsi untuk mengurangi intensitas cahaya masuk. Kedua, filter CPL untuk memperjelas detail suatu objek yang difoto. Harga filter lensa ini dibanderol mulai dari sekitar 120 ribu rupiah untuk merk FOTGA.

6. Background

Background berfungsi sebagai pemberi latar belakang untuk foto. Background digunakan untuk pemotretan di dalam ruangan, yang ingin menggunakan tema tertentu seperti tema hutan, pegunungan, pantai, dan lain-lain.

7. Lampu Tambahan

Digunakan untuk memberi kestabilan pencahayaan ketika foto. Lampu tambahan ini berupa lampu strobo dengan cover putih, dan digunakan sesuai dengan kebutuhan pemotretan.

8. Tripod

Tripod digunakan sebagai pemegang kamera. Digunakan untuk memotret agar tidak mudah bergetar atau goyang selama sesi pemotretan.

Ada beberapa jenis tripod berdasarkan fungsi pemakaiannya untuk pengambilan foto. Sebaiknya Anda memilih tripod dengan bobot 2x kamera Anda sehingga bisa menopang kamera Anda secara kokoh.

Beberapa merk tripod yang dijual di pasaran antara lain yaitu Beike dengan harga sekitar 1,1 juta rupiah, Excell VT 100 seharga 1,2 juta rupiah, Libec TH-X Head seharga 4,4 juta rupiah, dan Benro seharga 3,2 juta rupiah.

9. Shutter Release

Shutter release adalah alat bantu, yang digunakan untuk menekan tombol foto pada kamera tanpa perlu menyentuhnya.

Alat ini akan membantu fotografer untuk mengambil foto, ketika harus melakukan pemotretan dengan posisi memotret yang tidak memungkinkannya untuk menekan tombol foto.

Harga shutter release untuk kamera Canon yaitu mulai dari 37 ribu rupiah, sedangkan untuk merk Nikon sekitar 21 ribu rupiah, dan merk Meike sekitar 59 ribu rupiah.

Lihat juga : Tips Sukses Bermain Saham untuk Pemula

Mengapa Memulai Bisnis Fotografi Dari Sini?

Usaha fotografi saat ini menjadi peluang bisnis yang cukup diminati oleh banyak orang, karena prospeknya yang cukup menjanjikan. Saat ini semakin banyak orang yang mempelajari fotografi untuk membuka usaha fotografi.

Namun, untuk mempelajari skill fotografi juga tidak semudah yang dibayangkan, karena membutuhkan proses dan juga kesabaran untuk melatihnya.

Tantangan yang umum dihadapi oleh seorang pemula yang ingin membuka jasa fotografi, yaitu kurangnya penguasaan ilmu dan teknik dasar fotografi.

Misalnya, si A yang ingin memulai bisnis fotografi mengambil kursus fotografi selama beberapa bulan, namun ia masih belum menguasai teknik fotografi dengan maksimal meskipun sudah menghabiskan modal yang tidak sedikit juga.

Tantangan selanjutnya yaitu, saat ini lapangan pekerjaan sedang sulit dan banyak terjadi kehilangan lapangan pekerjaan. Banyak orang yang mulai mencari pemasukan dengan cara membuka usaha kecil-kecilan.

Jika Anda merupakan orang yang ingin mencari peluang usaha baru melalui usaha jasa fotografi, maka artikel ini sangat tepat untuk Anda.

Kesimpulan

Dunia fotografi tidak akan pernah mati selama masih adanya momen-momen penting yang membutuhkan untuk diabadikan.

Skill fotografi dapat menjadi aset berharga yang dapat dijadikan ladang bisnis fotografi untuk berbagai bidang.

Dengan semakin berkembangnya dunia digital, saat ini skill fotografi semakin diminati dan dibutuhkan oleh banyak orang dan juga bisnis.

Jika Anda memiliki skill fotografi, maka inilah saat yang tepat untuk mulai menawarkan jasa Anda untuk membantu berbagai lini bisnis yang ada.

Setelah membaca artikel ini, maka sekarang Anda menjadi memiliki gambaran yang jelas mengenai bagaimana dunia bisnis jasa fotografi memiliki prospek yang menjanjikan.

Setelah memahami berbagai jenis bisnis fotografi, maka tugas Anda sekarang adalah menemukan keunikan dari gaya fotografi Anda yang bisa membedakan jasa fotografi Anda dari kompetitor Anda yang lain.

Namun, yang paling penting dalam memulai suatu usaha yaitu adalah kemauan yang kuat untuk terus belajar dan kesabaran untuk tidak pernah menyerah.

Lihat juga : 10 Website Belajar Online Terbaik untuk Pelajar dan Pekerja

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Articles

Back to top button