Keuntungan Usaha Roti Rumah Tangga Beserta Tips Berjualan

ub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Perhitungan Keuntungan Usaha Roti Rumah Tangga Beserta Tips Berjualan. Berbisnis merupakan serangkaian kegiatan yang memiliki tujuan menhasilkan keuntungan.

Banyak cara untuk berbisnis, dan bisnis apa saja. Untuk Anda yang menginginkan bisnis rumahan pun juga ada, seperti usaha roti skala rumah tangga.

Usaha ini diminati banyak kalangan khususnya ibu-ibu yang suka memasak. Di samping memasak sebagai hobi, tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan hingga jutaan rupiah.

Sebagai makanan ringan, roti menjadi makanan yang bisa dikonsumsi di waktu pagi, siang, sore dan malam hari.

Selain itu roti juga diminati oleh segala kelompok usia, dari mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Tak hanya itu saja, makanan yang berbahan dasar tepung ini juga hampir dibutuhkan di berbagai macam acara.

Dari mulai acara arisan, seminar, hingga pernikahan.

Tingginya minat dan kebutuhan masyarakat terhadap konsumsi roti menunjukkan bahwa, peluang dalam bisnis ini masih akan berkembang.

Maka tak heran banyak orang yang mencoba peruntungan di bisnis jual roti ini.

Baca juga: Rahasia Mendapatkan Keuntungan Besar Usaha Pulsa.

Berikut keuntungan usaha roti ini:

  1. Bertahan lama karena permintaan pasar yang terus ada. Hal tersebut juga bergantung pada keseriusan si pemilik usaha, semakin pandai mencari peluang maka semakin usaha tersebut berkembang. Pandailah dalam menciptakan inovasi baru, yang bertujuan menarik pelanggan.
  2. Modal tidak begitu besar, namun keuntungan yang didapat sangat besar. Modal yang digunakan bisa kembali dalam waktu kurang dari 5 bulan.
  3. Karena usaha rumahan, pastinya dapat menghemat tempat dalam memproduksi roti. Gunakanlah satu tempat khusus di rumah yang sekiranya bisa digunakan dalam produksi roti. Usahakan tempat tidak bercampur dengan tempat lain, dan bukan tempat untuk orang lain beraktivitas selain pembuatan roti.

Setiap usaha pasti memiliki sebuah kekurangan, tidak terkecuali dari bisnis roti ini.

Kekurangan dalam bisnis ini ialah saingan cukup banyak. Dikarenakan bisnis ini mudah untuk dilakukan, apalagi punya keahlian.

Selain itu kekurangan yang lain ialah makanan tidak bisa bertahan lama alias memiliki waktu expired. Roti akan berjamur seiring berjalannya waktu apabila tidak segera dikonsumsi.

Baca juga: 6 Bisnis Rumahan Modal Kecil.

Supaya bisnis jual roti berkembang Anda perlu strategi yang tepat. Berikut langkah sukses dalam usaha roti skala rumah tangga :

Tentukan Produk Roti yang Dijual

Sebelum membuka bisnis jual roti ini, hal pertama yang perlu dilakukan ialah menentukan jenis roti apa yang akan dijual. Dalam hal ini, Anda bisa melakukan survei terlebih dahulu roti-roti yang laku di pasaran dan menjadi selera di masyarakat.

Boleh mengikuti trend yang ada, asalkan cari inovasi bari baru. Buatlah roti Anda dengan menonjolkan khas tersediri.

Sehingga roti Anda terkesan berbeda dari roti trend yang lain. Hal tersebut bisa berupa cara masak, pilihan rasa, dan harga.

Lakukan Analisis Usaha

Selain itu, analisis usaha juga perlu dilakukan untuk mengetahui modal yang dibutuhkan, waktu kembalinya modal dan sebagainya. Berikut analisis usaha yang bisa dijadikan referensi bagi Anda :

Modal Usaha Roti Rumahan

Peralatan

Nama Peralatan Harga
Mixer rotiRp2.000.000
Timbangan kueRp200.000
OvenRp5.000.000
Kompor gasRp 500.000
Loyang persegiRp 100.000
Peralatan penunjang lainnya (sarung tangan, pisau, gunting, cutter, plastik, , lap, dan lain-lain)Rp 400.000
Cetakan kecilRp 100.000
AyakanRp 100.000
FrypanRp 70.000
Peralatan masak (panci, spatula, wajan, dan lain-lain)Rp 500.000
Lemari Pengembangan RotiRp3.000.000
TotalRp 11.970.000
*Berlaku untuk alat-alat yang bisa tahan lama, meskipun harga cukup mahal.

Biaya Operasional Bulanan

a-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">
Biaya OperasionalBesaran Biaya
Listrik dan PDAMRp 600.000
Gas 12 kgRp 140.000
Bahan-bahan kue (tepung, mentega, telur, gula, dan lain-lain)Rp 3.000.000
Kemasan + DesainRp 500.000
Paket InternetRp 100.000
TotalRp4.340.000
*Biaya bisa berubah tergantung permintaan konsumen

Total Modal

Pada perhitungan sederhana di atas, maka total modal awal yang Anda keluarkan untuk memulai bisnis toko kue ialah :

Total Modal = Total Biaya Peralatan + Total Biaya Operasional

Total Modal = Rp11.970.000 + Rp4.340.000

Total Modal = Rp 16.310.000

Apabila Anda menjual roti dengan harga Rp. 6.000 dan setiap hari dicontohkan 100 bungkus laku terjual. Maka selama 1 bulan setidaknya Anda memiliki omset sekitar Rp. 18.000.000. Keuntungan ini dipangkas dengan biaya operasional sebesar Rp Rp4.340.000. Sehingga menjadi Rp. 13.660.000 (untung bersih)

Lama Balik Modal

Dari total biaya investasi dan keuntungan yang didapat, maka Anda dapat memperkirakan berapa lama balik modal bisnis toko roti Anda dengan perhitungan sebagai berikut :

Lama Balik Modal = (Total Biaya Investasi/Keuntungan) x 1 Bulan

Lama Balik Modal = (Rp. 16.310.000 / Rp 13.660.000) x 1 Bulan

Lama Balik Modal = 1,2 bulan

Mintalah Orang Lain Mencicipi Roti Anda (tester)

Sebelum memasarkan roti ke target pasar yang lebih luas, tidak ada salahnya jika Anda memberikan tester kepada orang-orang terdekat seperti keluarga, saudara, atau teman Anda.

Selain mendapat kritik atau saran terkait roti Anda, langkah tersebut juga memungkinkan Anda mendapatkan promosi gratis dari mulut ke mulut.

Packing yang Menarik dan Tingkatkan Pelayanan

Jika sudah memantapkan menu, serta rasa yang memang pas di lidah, maka berilah packing yang menarik pada roti Anda.

Packing sendiri memiliki arti sebagai cara pengepakan suatu produk dengan menimbangkan nilai estetik dan ketahanan produk di dalamnya.

Wadah yang digunakan tidak perlu banyak gambar atau tulisan, yang terpenting ialah nama toko, alamat dan nomor handphone yang bisa dihubungi.

Buatlah semenarik dan seunik mungkin agar bisa menarik pelanggan. Dalam berbisnis juga perlu adanya pelayanan yang baik.

Pelayanan ini diberikan bisa melalui interaksi yang sopan, respon yang cepat, dan penyelesaian pesanan tepat waktu.

Sehingga pelanggan akan senang dan bukan tidak mungkin banyak pelanggan yang akan menjadi pelanggan setia.

Promosi yang Optimal

Promosi menjadi langkah yang wajib untuk dilakukan. Promosi bisa dilakukan dengan pemanfaatan media sosial secara maksimal.

Seperti instagram, twitter, facebook dan sebagainya. Selain itu, Anda bisa melakukukan endorse jika memang dibutuhkan.

Memberikan promosi berupa brosur juga terbukti ampuh untuk menarik pelanggan. Brosur ini bisa diberikan saat ada acara besar seperti car free day, konser, dan sebagainya.

Selain itu juga Anda bisa memanfaatkan review dari para pelanggan Anda, dan diunggah di media sosial pelanggan.

Kembangkan Usaha

Pastikan usaha Anda terus berkembang. Artinya tidak berhenti hanya dengan menu-menu itu saja.

Buatlah varian menu yang mungkin sedang trend atau cocok di lidah masyarakat.

Kebanyakan usaha roti gagal disini. Coba dan coba terus hingga menemukan resep khas dari kedai roti Anda.

Dengan adanya inovasi tersebut, produk Anda akan memiliki nilai jual tersendiri dan membedakan produk Anda dengan produk lainnya.

k" data-ad-client="ca-pub-2354269854877183" data-ad-slot="8273968190" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

You may also like...

Leave a Reply