Peluang Usaha

Analisa Peluang Usaha Video Maker Untuk Pemula dan Tips Sukses

Peluang usaha video maker tetap menjadi bisnis diminati saat ini. Kenapa? Video saat ini sudah menjadi salah satu media dengan tingkat peminat tertinggi di atas foto dan juga audio. Kebutuhan video saat ini juga semakin meningkat dengan semakin berkembangnya dunia digital.

Hampir seluruh sektor bisnis saat ini membutuhkan video untuk menjalankan bisnis mereka. Video maker merupakan bisnis pembuatan video yang saat ini sedang populer.

Lihat juga : Cara Memulai Usaha Bisnis Laundry Sepatu Untuk Pemula

Analisa Peluang Usaha Video Maker Untuk Pemula dan Tips Sukses
Photo by Donald Tong from Pexels

9 Persiapan untuk Memulai Usaha Video Maker

Untuk memulai peluang usaha videografi ini, Anda harus mengetahui 9 hal yang harus dipersiapkan. Agar bisa menjadi jasa editor video profesional.

Apa saja itu?

  1. Tantangan yang terjadi pada usaha video maker.
  2. Skill.
  3. Peralatan
  4. Perhitungan Modal.
  5. Portofolio.
  6. Marketing.
  7. Tips analisa target market.
  8. Tips menjalankan usaha video maker.
  9. Mengenali contoh ide konsep pembuatan video

9 persiapan di atas harus dimiliki, sebelum mengambil keputusan untuk menjadi seorang video maker profesional. Agar lebih jelas, mari kita mulai pembahasannya satu per satu ya.

1. Tantangan Memulai Usaha Video Maker

Dengan adanya wabah COVID-19, semakin banyak orang yang kehilangan lapangan pekerjaannya.

Banyak orang yang mulai beralih membuat usaha atau bisnis kecil-kecilan untuk mencari pendapatan.

Namun, minimnya pengetahuan tentang dunia bisnis sesuai dengan bidang yang Anda minati, bisa membuat Anda mengalami kerugian saat menjalankan bisnis.

Seorang video maker yang ingin membuat bisnis pembuatan video, juga harus menguasai pengetahuan yang memadai, tentang bisnis video maker sehingga dapat terhindar dari kerugian yang besar.

Ditambah lagi, saat ini dunia pembuatan video semakin ketat, dengan adanya banyak kompetitor yang juga membuat video yang berkualitas, bisnis video maker juga bisa menjadi berisiko jika tidak dipersiapkan dengan matang.

Jika Anda memiliki skill pembuatan video, dan tertarik untuk memulai bisnis video maker, maka artikel ini sangat tepat untuk Anda baca.

2. Skill

Modal utama untuk memulai usaha sebagai video maker, yaitu skill pembuatan videografi yang baik. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus terlebih dahulu menguasai, dan memahami tentang seluk beluk dunia video.

Jika Anda masih dalam tahap merintis usaha video maker, maka Anda akan lebih banyak terjun dalam proses pembuatan video itu sendiri.

Skill videografi dapat Anda pelajari baik secara otodidak, maupun mengikuti kursus atau pelatihan khusus. Saat ini sudah banyak sekali sumber referensi untuk belajar pembuatan video, seperti dari YouTube, Google, webinar gratis, dan lain-lain.

Skill pembuatan video juga akan semakin berkembang, jika Anda sering mempraktikannya. Sebagai pemula, kalian bisa berlatih untuk membuat video secara gratis terlebih dahulu, dan dapat kalian kumpulkan menjadi portfolio juga nantinya.

3. Peralatan Pembuatan Video

Dalam membuat video membutuhkan beberapa peralatan yang penting, seperti kamera video, baterai cadangan, kaset video, pembersih lensa, laptop, dan lain-lain.

Anda perlu menghitung terlebih dahulu peralatan apa saja yang Anda butuhkan, beserta dengan budget yang Anda miliki. Pilihlah peralatan dengan kualitas yang sudah terbukti baik, sehingga dapat Anda gunakan untuk jangka panjang.

Anda dapat juga mencari referensi dari berbagai sumber, untuk mengetahui modal seorang video maker. Semakin baik juga bila Anda bisa bertanya langsung kepada seorang profesional, yang sudah pernah menjalankan bisnis video maker.

Berikut ini adalah penjelasan singkat dari beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk pembuatan video.

A. Kamera

Kamera yang digunakan untuk pembuatan video sama seperti kamera untuk fotografi, yaitu kamera jenis DSLR. Namun, saat ini juga sudah ada jenis kamera mirrorless, yang memiliki fungsi sama seperti kamera DSLR, tapi memiliki bentuk yang lebih praktis karena kecil. Lihat juga : 3 Jenis Bisnis Fotografi yang Paling Menguntungkan dan Mudah.

Kamera HP yang beresolusi tinggi dan memiliki fitur yang canggih, juga bisa menjadi alternatif kamera untuk pembuatan video Anda. Pilihlah kamera yang sesuai dengan kenyamanan dan juga skill yang Anda miliki, agar memudahkan proses pembuatan video.

Kamera DSLR yang sering digunakan oleh seorang video maker yaitu Nikon D3300 yang memiliki resolusi hingga 24,2 MP dengan sensor CMOS DX-format lensa 18-55 mm yang memiliki harga sekitar 5 juta Rupiah.

Jika Anda ingin menggunakan kamera mirrorless maka Anda bisa memilih menggunakan merk Fujifilm X-A3 yang menggunakan lensa Fujinon XC 16-50 f/3,5-5,6 OIS II dengan resolusi 24,2 MP. Harga Fujifilm-XA3 yaitu antara 5-8 juta Rupiah.

B. Lensa

Lensa juga dibutuhkan dalam pembuatan video sama seperti fotografi. Jenis lensa yang digunakan untuk pembuatan video juga sama seperti fotografi.

Jenis-jenis lensa yang dapat digunakan antara lain yaitu lensa tele, makro, fixed, angle, dan fisheye.

Setiap jenis lensa memiliki fitur dan fungsinya masing-masing. Sesuaikan lensa yang digunakan dengan jenis video yang Anda buat.

Lensa yang digunakan untuk kamera memiliki merk yang bervariasi. Anda dapat menggunakan merk lensa yang sama dengan merk kamera yang Anda gunakan. Jika Anda ingin memilih kisaran harga di bawah 5 juta Rupiah, maka Anda bisa memilih lensa merk Canon EF-S 55-250 mm f/4-5.6 IS STM yang memiliki harga 3,7 juta Rupiah.

C. Tripod dan Stabilizer

Pembuatan video juga sama seperti proses fotografi, yaitu membutuhkan tripod atau stabilizer. Yang digunakan, untuk memegang kamera yang digunakan untuk merekam, agar tidak mudah goyang atau bergetar.

Stabilizer sangat penting untuk proses pengambilan video, terutama jika jenis video yang diambil memerlukan banyak gerakan.

Merk stabilizer yang biasanya digunakan oleh video maker untuk kamera DSLR yang digunakan yaitu Stablizer Steadicam Pro for Camcorder DSLR yang dapat membantu menjaga keseimbangan kamera ketika merekam video. Kisaran harga stabilizer yaitu mulai dari 100 ribu hingga 500 ribu Rupiah.

Tripod yang digunakan untuk merekam video harus disesuaikan dengan jenis kamera yang digunakan dan juga kebutuhan proses perekaman video Anda. Sebaiknya Anda memilih tripod dengan kapasitas beban 2x lipat dari berat kamera sehinga bisa menyangga kamera dengan kokoh.

Harga tripod kamera ditentukan oleh komponen-komponen yang dimilikinya dan juga beban kamera yang bisa disangganya. Tripod untuk kamera memiliki kisaran harga yang bervariasi yaitu mulai dari 150 ribu sampai 5 juta Rupiah.

D. Lighting

Video juga memerlukan lighting yang baik, agar menghasilkan kualitas tampilan yang menarik dan jelas. Untuk pembuatan video pada kondisi yang kurang cahaya seperti pada saat malam hari, lighting sangat berfungsi untuk memberikan pencahayaan yang baik.

Jenis lighting untuk video juga bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan video yang dibuat. Contohnya, ada lampu yang berukuran kecil dan portable yang cocok digunakan untuk pembuatan video yang dilakukan di atas meja atau direkam dengan jarak yang dekat.

Untuk video yang membutuhkan sudut pandang yang luas biasanya membutuhkan jenis lighting yang besar. Jenis lighting yang digunakan oleh para videografer profesional, biasanya menggunakan merk GVM LED dengan kisaran harga 4 juta Rupiah.

E. Mikrofon

Saat pembuatan video biasanya dibutuhkan mikrofon untuk bisa merekam suara dengan jelas. Anda bisa memilih jenis mikrofon yang digunakan yaitu seperti tipe clip on, shotgun mic, dan boom mic.

1. Shotgun

Mikrofon jenis ini adalah mikrofon yang memiliki bentuk silinder dan menyerupai shotgun. Mikrofon shotgun cocok digunakan untuk pembuatan film karena bisa merekam suara dari segala arah. Harga mikrofon shotgun ini dibanderol sekitar 3,5 juta Rupiah.

2. Boompole alias fish pole

Boompole adalah mikrofon yang digunakan untuk merekam suara dari jarak jauh. Mikrofon ini mampu merekam suara hingga berjarak 3 meter jauhnya.

Bentuknya yaitu berupa tongkat panjang dengan mikrofon pada ujungnya seperti alat memancing ikan atau disebut juga fihs pole.

Merk boompole yang terkenal yaitu seperti Rode microphones, Boya, dan Jie Yang. Mikrofon boompole dapat dibeli dengan harga mulai dari 1-3 juta Rupiah.

3. Lavaliere

Mikrofon lavaliere adalah mikrofon yang biasanya digunakan oleh pembawa acara. Bentuknya kecil dan biasanya digunakan dengan cara digantungkan atau dikaitkan pada bagian kerah baju.

Mikrofon ini cocok digunakan untuk vlogger ataupun YouTuber yang merekam video seputar traveling. Merk mikrofon Lavaliere yang paling sering digunakan yaitu Boya, Rode, Maono, Mirfak, dan Lensgo dengan kisaran harga mulai dari Rp 205.000 – Rp 915.000.

F. Memory card

Sama seperti seorang fotografer, seorang video maker juga membutuhkan memory card untuk menyimpan dan mengedit videonya. Memory card akan membantu meringankan beban kinerja laptop yang Anda gunakan, sehingga tidak sampai menimbulkan kemacetan akibat memori berlebihan.

Jenis atau merk memory card yang bisa Anda gunakan untuk menyimpan dan mengedit video yaitu SanDisk. Anda bisa memilih kapasitas memory card yang digunakan yaitu dengan kapasitas mulai dari 16 GB hingga 64 GB dengan harga mulai dari 175 ribu Rupiah hingga 305 ribu Rupiah.

G. PC atau laptop yang kompatibel

Dalam pembuatan video, dibutuhkan laptop atau PC khusus, yang memiliki spesifikasi yang kompatibel untuk mengedit video. Laptop atau PC yang digunakan harus dapat menjalankan program atau aplikasi edit video, seperti Adobe Premiere Pro.

Laptop yang sesuai untuk kebutuhan mengedit video adalah laptop yang memiliki kapasitas RAM minimal di atas 4 GB dan juga penyimpanan minimal 64 GB. Semakin besar kapasitas RAM dan juga tempat penyimpanan laptop, maka akan semakin lancar juga proses pengeditan videonya.

Harga dan merk laptop juga bervariasi sesuai dengan selera Anda. Harga laptop dengan kapasitas RAM minimal 4 GB dan tempat penyimpanan mulai dari 64 GB yaitu mulai dari harga 5 juta Rupiah.

Lihat juga : 4 Merk Laptop yang Sering Digunakan di Bisnis Desain Grafis

4. Contoh Perhitungan Modal Usaha Video Maker

Sebagai gambaran modal usaha video maker, Anda dapat mendata semua keperluan untuk proses pembuatan video. Berikut ini adalah contoh modal seorang video maker.

  • Kamera untuk merekam: Rp 12.000.000
  • Tripod: Rp 1.000.000
  • Baterai kamera: RP 500.000
  • Kabel power: Rp 100.000
  • Pembersih lensa: Rp 100.000
  • Kaset recorder: Rp 500.000
  • Pelindung kabel: Rp 100.000
  • Mikrofon dan aksesoris lainnya: Rp 1.500.000
  • Laptop: Rp 7.000.000

Sedangkan untuk tarif jasa pembuatan video dapat Anda tentukan sendiri, dengan memperhatikan harga yang dimiliki oleh kompetitor Anda. Tentukan harga bayaran yang bersaing, terutama ketika Anda masih seorang pemula dalam bisnis video maker.

5. Portofolio

Portfolio juga menjadi modal kerja Anda sebagai seorang video maker. Portfolio yang berkualitas akan menghasilkan kepercayaan customer yang besar juga.

Dalam membuat portfolio, Anda harus pandai-pandai untuk mengatur kualitas hasil karya video yang Anda buat. Supaya dapat menarik minat calon customer Anda.

Anda dapat mencari referensi portfolio para profesional ataupun sumber-sumber referensi lainnya, untuk memberikan inspirasi dalam membuat portfolio yang baik.

6. Marketing

Sebagai seorang penjual jasa, Anda harus melakukan pemasaran sendiri. Anda dapat melakukan pemasaran secara digital, supaya efektif dan mendapatkan target market yang tertarget secara spesifik.

Anda bisa membuat iklan untuk jasa pembuatan video Anda dan mengiklankannya melalui berbagai platform digital seperti media sosial. Lihat juga : Cara Beriklan di Media Sosial Instagram.

Agar dapat memperkirakan budget iklan yang dibutuhkan, maka Anda harus menyusun perencanaan iklan Anda. Setelah mengetahui perencanaan iklan Anda, kemudian susunlah budget iklan bersama dengan biaya-biaya marketing lainnya.

7. Tips Analisa Target Market

Lakukan riset pasar terlebih dahulu terhadap model atau karakter dari calon klien Anda. Sehingga, Anda bisa mengetahui target pasar yang mudah dikuasai.

Berikut 4 tips menganalisa target market:

A. Video Diminati

Pahami selera target market Anda. Lakukan riset selera atau tipe video, yang diminati oleh calon customer Anda. Dimulai dengan mendata tipe-tipe video yang biasanya diperjual-belikan secara umum.

Contoh video yang diminati adalah video wedding, video profil perusahaan/instansi/sekolah, video promosi produk/jasa, video iklan, video konten media sosial, dan video edukasi.

Anda bisa menentukan tipe video mana yang sesuai, dengan minat dan keahlian yang Anda miliki, sehingga Anda dapat melakukan pembuatan video secara maksimal.

B. Survei Harga Kompetitor

Sebagai seorang pemula, Anda harus memberikan harga yang bersaing kepada calon klien Anda. Untuk itu, perlulah survei harga kompetitor Anda.

Sekedar saran, buatlah harga yang mendekati atau di bawah sedikit dari harga kompetitor, di awal Anda merintis bisnis.

C. Tentukan Target Market

Menentukan calon pembeli jasa editing video Anda, tidak cukup hanya dengan melihat tingkat kebutuhannya saja. Namun Anda harus menyesuaikannya dengan kemampuan ekonominya juga.

Jika target market Anda adalah untuk kelas menengah-bawah, maka berikan harga terjangkau, dan dengan kualitas yang setara juga untuk meminimalkan biaya produksi Anda.

Penentuan target market ini sangat penting seperti bisnis lainnya. Target market yang tepat akan menghindarkan bisnis Anda dari kerugian.

D. Ikuti tren

Bisnis jasa editor video juga harus selalu mengikuti tren yang sedang terjadi agar bisa bersaing. Seringlah mengikuti dan mencari referensi tren apa saja yang sedang terjadi, dan menjadikannya ide untuk pembuatan video Anda.

Dengan mengikuti tren, maka Anda akan mendapatkan informasi mengenai minat dari target market Anda, sehingga Anda dapat semakin memahami selera dari target market Anda.

8. Tips Menjalankan Usaha Video Maker

Setelah Anda melakukan riset market dan menentukan siapa target market Anda, maka selanjutnya Anda siap untuk mulai mengeksekusi bisnis video maker Anda.

Ada 6 tips menjalankan usaha video maker yang perlu Anda ketahui, yakni:

  1. Membuat Tim Kerja.
  2. Menentukan Lokasi Usaha.
  3. Menyiapkan Peralatan Lengkap dan Sesuai.
  4. Menguasai Marketing dan Negosiasi.
  5. Bersifat Kritis.
  6. Belajar dari Mentor.

Dengan 6 tips sukses ini, peluang membuka usaha videografi Anda akan berjalan mulus. Mudah menghindari permasalahan ,serta mengatasi kendala-kendala yang akan terjadi di seputar usaha Anda.

Mari kita mulai pembahasan masing-masing tips ya.

A. Membentuk Tim Kerja

Bisnis membutuhkan tim kerja, yang terdiri dari orang-orang yang membantu Anda untuk mengerjakan seluruh proses, mulai dari pembuatan produk hingga selesai.

Usaha pembuatan video membutuhkan proses pembuatan, yang menguras tenaga dan juga waktu. Misalnya, proses perekaman video yang membutuhkan take, atau pengambilan berkali-kali untuk mencapai kualitas yang diinginkan.

Jika tidak memiliki tim atau orang lain yang membantu untuk melakukan proses ini, maka waktu dan tenaga akan habis untuk mengerjakannya.

Anda bisa merekrut orang-orang yang telah berpengalaman dalam merekam video, untuk Anda jadikan tim perekam video.

Anda juga bisa membagikan job description yang terperinci, sesuai dengan kebutuhan video yang Anda buat. Misalnya, Anda bisa membagi tugas tim Anda menjadi bagian kameramen, video editor, dan pengatur pencahayaan.

Tugas Anda adalah sebagai pengawas, dan juga pengontrol berjalannya proses pembuatan video. Supaya dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang direncanakan, dan mengecek juga kualitas rekaman yang dihasilkan.

B. Menentukan Lokasi Usaha Strategis

Sama seperti bisnis lainnya, lokasi usaha sangatlah penting untuk kelangsungan bisnis Anda. Lokasi usaha yang strategis akan membantu bisnis Anda dijangkau oleh banyak calon customer.

Anda dapat memilih lokasi usaha yang belum terdapat banyak kompetitor, sehingga bisnis Anda akan mudah dikenali oleh calon customer. Selain itu, lokasi yang Anda pilih sebaiknya berdekatan dengan pusat bisnis atau calon customer Anda.

Misalnya, jika Anda membuat bisnis video untuk target marketnya perusahaan, maka Anda dapat membuka lokasi usaha yang berdekatan dengan perusahaan-perusahaan yang menjadi target market Anda.

C. Menyiapkan Peralatan Lengkap dan Sesuai

Pembuatan video memerlukan sejumlah peralatan. Ketahui apa saja peralatan yang dibutuhkan, agar proses pembuatan video bisa berjalan dengan lancar.

Sesuaikan peralatan yang akan disediakan, dengan tema video yang Anda buat. Setiap jenis video akan memiliki kebutuhan peralatan yang berbeda-beda pula.

Agar kebutuhan peralatan bisa terpenuhi, Anda harus berkomunikasi dengan tim produksi video Anda, yang merencanakan dan mengeksekusi proses produksi video.

D. Kuasai Skill Marketing dan Negosiasi

Sebagai pemilik bisnis, Anda harus mampu memahami market. Anda akan berhadapan dengan banyak model customer dengan berbagai karakter dan keinginan. Sehingga Anda harus mampu bernegosiasi dengan baik, untuk kelancaran bisnis Anda.

Dalam bernegosiasi, sebaiknya Anda memberikan solusi-solusi yang dapat membantu calon customer Anda. Supaya, secara tidak langsung Anda juga membangun relasi yang baik dengan klien Anda.

E. Bersifat kritis

Anda harus bersifat kritis terhadap seluruh progres yang ada. Dengan begini, mampu menganalisa jalannya bisnis, apakah berjalan sesuai dengan perencanaan ataupun tidak sesuai.

Semua progres yang terjadi harus Anda catat, agar memudahkan Anda melihat perkembangan bisnis video maker Anda.

Misalnya, dalam sebulan Anda mendapatkan berapa banyak klien, maka Anda dapat menghitung pendapatan yang Anda peroleh.

Hal yang tidak berjalan sesuai prosedur, juga dapat Anda lacak dengan melihat catatan harian yang sudah dibuat.

Misalnya, jika terjadi kerusakan kualitas video, maka Anda dapat melacaknya dari catatan proses produksi video maupun kondisi peralatan yang digunakan.

F. Belajar dari Mentor

Carilah orang yang telah berpengalaman dalam bidang video maker, untuk Anda jadikan sebagai mentor.

Mentor berperan sebagai panutan Anda dalam menjalankan bisnis. Anda bisa bertanya seputar hal-hal yang Anda bingungkan, ataupun meminta saran kepada mentor Anda.

Jika Anda belum mempunyai kenalan mentor yang berpengalaman di bidang yang sama dengan Anda, mulailah bergabung dalam komunitas videografi.

9. Contoh Ide Konsep Video yang Diminati Market

Kuasai 9 ide konsep pembuatan video ini. Ide konsep ini paling diminati di pasaran. Sehingga, Anda bisa mendapatkan banyak klien, tentu ini akan menguntung dalam bisnis videografi Anda.

Berikut ini adalah 9 contoh ide konsep video yang harus dikuasai, supaya bisa menghasilkan keuntungan besar untuk Anda.

  1. Video Tutorial
  2. Video Ulasan Produk
  3. Video Wawancara
  4. Video Edukasi
  5. Video Kampanye Sosial
  6. Video Web Series
  7. Video Profil Perusahaan
  8. Video Kisah Sukses atau Testimoni
  9. Video Iklan Singkat

Dengan menguasai 9 ide konsep pembuat video ini, dijamin usaha videografi Anda akan cepat besar serta memiliki ribuan klien dalam waktu singkat.

Mari kita bahas satu per satu 9 ide konsep video ini ya.

1. Video Tutorial

Video tutorial merupakan video yang berisi tutorial, untuk memandu mengerjakan atau membuat sesuatu. Anda dapat menentukan jenis tutorial apa yang bisa Anda jadikan sebuah video.

Sesuaikanlah jenis tutorial yang Anda buat dengan kebutuhan klien Anda. Beberapa contoh tutorial yang menarik adalah tutorial penggunaan produk, tutorial tips atau trik, dan lain-lain.

2. Video Ulasan produk

Ulasan produk juga merupakan jenis video yang sering digunakan untuk mengulas suatu produk. Video ulasan memiliki manfaat dalam meningkatkan kepercayaan seseorang saat hendak membeli produk.

Video ulasan produk akan sesuai dengan klien Anda, yang membutuhkan produknya untuk dibuat menjadi video ulasan. Anda juga harus menyusun naskah untuk dibicarakan oleh pengulas produk, agar menjadi suatu video yang baik.

3. Video Wawancara

Jenis video ini tidak membutuhkan efek yang terlalu banyak, karena isi konten videonya berupa pembicaraan yang lebih berfokus pada orang yang berbicara.

Video wawancara membutuhkan skill untuk mengedit durasi, dan juga memotong bagian yang tidak ingin ditampilkan.

4. Video Edukasi

Video edukasi dapat dikemas dengan berbagai bentuk, sesuai dengan kreatifitas dan kebutuhannya. Anda bisa membuat ide konsep video ini, dalam bentuk rekaman video ataupun dalam bentuk animasi.

Jenis video ini banyak digunakan untuk kepentingan media sosial, ataupun perusahaan yang ingin mempromosikan produknya.

5. Video Kampanye Sosial

Video yang mengangkat kampanye sosial tertentu. Contoh kampanye sosial yang bisa Anda gunakan, yaitu seperti kampanye gerakan go green, dengan menggunakan plastik yang bersifat ramah lingkungan.

6. Video Web Series

Web series bisa menjadi ide konten video yang menarik, dengan menonjolkan kualitas cerita dan juga efek emosi yang hidup saat ditonton. Sudah banyak perusahaan yang menggunakan konsep video web series, untuk mempromosikan produknya.

Contohnya, perusahaan asuransi yang sering membuat video cerita singkat, dan pada bagian akhirnya mempromosikan produk asuransinya.

7. Video Profil Perusahaan

Banyak perusahaan yang membutuhkan jasa pembuatan video untuk profil perusahaan mereka.

Pembuatan video profil perusahaan juga tidak memerlukan teknik editing yang kompleks, karena tidak membutuhkan efek yang terlalu banyak.

Anda juga sebaiknya mempelajari tipe perusahaan yang akan menjadi klien Anda. Sesuaikan video yang Anda buat dengan identitas, atau ciri khas perusahaan tersebut.

8. Video Kisah Sukses

Video kisah sukses atau testimoni juga dapat menjadi konten video yang menarik. Video tipe ini banyak digunakan oleh pebisnis yang membutuhkan video untuk meningkatkan kepercayaan calon customernya.

Anda bisa menggali informasi secara detail tentang klien yang akan dibuatkan video, sehingga video yang dibuat dapat sesuai dengan kebutuhannya.

Misalnya, bisnis bimbingan belajar ingin dibuatkan video, mengenai kisah sukses alumninya yang berhasil mendapatkan beasiswa, sehingga dapat menarik perhatian calon customernya.

9. Video Iklan Singkat

Video iklan dengan durasi singkat, saat ini banyak digunakan oleh para pemilik bisnis, untuk mengiklankan bisnisnya melalui media sosial. Iklan berupa video yang singkat memiliki daya tarik yang lebih, dibandingkan dengan foto.

Anda bisa membuat video iklan singkat dengan durasi maksimal 1 menit misalnya atau menyesuaikan dengan platform iklan dipasang.

Kesimpulan

Bisnis video maker sangat menjanjikan terutama karena kebutuhan terhadap konten video yang semakin meningkat seiring semakin berkembangnya dunia digital. Skill edit video juga dapat dimanfaatkan untuk membuat bisnis sendiri saat ini.

Usaha pembuatan video juga memiliki modal yang tidak sedikit jumlahnya, sehingga supaya tidak mengalami kerugian, sebaiknya dilakukan perencanaan yang baik dan matang sebelum memulai menjalankan bisnis pembuatan video ini.

Dengan memahami target market yang sesuai dengan video Anda, maka Anda dapat menawarkan jasa pembuatan video Anda kepada orang yang tepat.

Setelah Anda mengetahui bagaimana seluk-beluk dunia bisnis video maker, maka selanjutnya Anda harus melakukan perencanaan yang matang agar bisnis Anda dapat berjalan dengan lancar dan juga segera balik modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Articles

Back to top button